√16+Motif Batik Jawa Timur Lengkap Dengan Penjelasannya

√16+Motif Batik Jawa Timur Lengkap Dengan Penjelasannya

Motif Batik Jawa Timur - Jawa Timur termasuk sebagai provinsi terbesar di Indonesia juga tidak kalah banyak kebudayaannya dari daerah Jawa Tengah. Terutama dalam budaya batik, Jawa timur juga menyumbang motif yang banyak untuk keberagaman batik Nusantara.

Motif batik di Jawa Timur juga banyak dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan yang ada di daerah ini. Oleh sebab itu lebih menambah pesona keindahan motif yang ada pada batik Jawa Timur.

Langsung saja yuk sob kita masuk ke pembahasan utama dari motif batik Jawa Timur dan filosofinya.

Sejarah Batik Jawa Timur

pola Batik Jawa timur
ceritaihsan.com

Sejarah batik di wilayah Nusantara berkaitan erat terhadap perkembangan pada masa Kerajaan Majapahit, juga pengaruh persebaran agama Islam di Tanah Jawa. perkembangan batik boleh dikatakan dari Jawa Timur, karena Kerajaan Majapahit berada di Jawa Timur.

Perlu kalian ketahui bahwa Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terbesar di Indonesia

Tapi dalam beberapa catatan, pengembangan batik dilakukan pada masa-masa Kerajaan Mataram (Jawa Tengah). Kerajaan Mataram inilah yang meruntuhkan Kerajaan Majapahit, kemudian pada masa Kerajaan Solo, dan Yogyakarta.

Kerajinan batik menjadi meluas pada rakyat Indonesia terutama Jawa, sekitar akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan adalah semuanya batik tulis sampai sekitar awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia I berakhir, sekitar tahun 1920.

Banyak dari daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian batik menjadi alat perjuangan ekonomi. Hal ini di manfaatkan oleh tokoh-tokoh pergerakan Muslim untuk melawan perekonomian Belanda.

Ciri Khas Motif Batik Jawa Timur

pola batik jawa timur dengan ciri khasnya
kudajontor.blogspot.com

Batik daerah Jawa Timur sendiri memiliki berbagai ciri-ciri yang khas dalam motif-motifnya. Ciri-ciri batik Jawa Timur antara lain sebagai berikut:

A. Motifnya Lebih Bebas

Motif bebas yang di maksud disini adalah motifnya tidak terikat pakem oleh motif-motif sebelumnya. Hal ini juga yang membedakan dari batik Jawa Tengah yang terikat oleh motif yang pakem atau baku.

Batik Jawa Tengah baku karena terikat oleh norma-norma budaya Keraton di Yogyakarta dan Surakarta. Oleh karena itu motif Jawa Timur lebih bebas karena letaknya yang jauh dari wilayah Keraton.

B. Ragam Hias Dipengaruhi Budaya Asing

Daerah Jawa Timur memiliki pengaruh kuat dari berbagai budaya asing seperti India, Jepang dan China. Hal ini tidak luput dari perdagangan maritim dan perdagangan wilayah Jawa Timur, ditandai dengan adanya pelabuhan seperti di kawasan Tuban, Gresik dan Surabaya.

Contohnya pengaruh budaya asing adalah motif kain China dalam batik, berupa warna merah terang dan kaya dengan perbedaan warna yang cukup mencolok atau kontras.

C. Ragam Hias Bersifat Naturalis

Berbeda dari Batik Jawa Tengah yang banyak mengandung motif abstrak dan motif mitologis. Batik Jawa Timur ditandai dengan motif yang lebih kaya fitur alam, contohnya seperti bunga, bambu dan binatang, seperti merak, dan lain-lain.

Motif Motif Batik Jawa Timur

Batik Jawa Timur sebenarnya tersebar merata di berbagai wilayah di Jawa Timur. Namun, tidak semua daerah-daerah tersebut memproduksi batik secara besar-besaran.

Dari berbagai daerah yang berada di Jawa Timur, saya akan membagi pengetahuan tentang daerah mana saja yang masih tergolong besar memproduksi batik dari tempat asalnya. Beberapa motif batik dari daerah Jawa Timur sebagai berikut:

1. Motif Batik Jawa Timur Tuban

konsep batik jawa timur tuban
Contoh motif batik Jawa Timur

Tuban sebagai salah satu tempat di pesisir utara Pulau Jawa, tidak kalah dalam mengembangkan desain batiknya sendiri. Seiring dengan perkembanganya, batik Tuban mendapat pengaruh yang sangat besar dari kebudayaan Cina.

Pendapat itu ditandai dengan motif lok chan yang sangat populer di kota Tuban. Selain motif lok chan ada juga motif yang terkenal di kota ini yaitu motif macanan dan guntingan.

Proses penggunaan warna, dulunya batik Tuban menggunakan warna biru indigo, merah mengkudu, hitam serta kuning. Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan warna pun terus bertambah dimana terdapat pula batik Tuban yang menggunakan warna putihan (latar putih dengan kombinasi warna biru tua dan hitam), warna pipitan (warna putih dengan hiasan warna merah dan biru tua).

Batik di Kota Tuban ini bisa dikatakan yang paling khas di Jawa Timur, karena proses dalam pembatikanya, dimulai dari bahan kain yang digunakan untuk membatik dipintal langsung dari kapas.

Gulungan-gulungan kapas di anyam menjadi benang, lalu ditenun dan setelah jadi selembar kain lalu dibatik. Batik ini juga sering disebut dengan nama batik gedog.

Dalam sebuah buku yang berjudul Batik Fabled Cloth of Java  karya yang ditulis oleh  Inger McCabe Elliot, tercatat, bahwa sebenarnya batik Tuban mirip dengan batik Cirebon pada pertengahan abad ke-19. kesamaan ini terjadi pada pemakaian benang pintal dan penggunaan warna merah dan biru pada proses pencelupan.

Namun seiring Kota Cirebon mengalami perubahan yang lumayan dramatis dan diikuti dengan perubahan pada batiknya, batik Tuban tetap sama seperti semula.

Jika kalian ingin belajar membatik kenali dulu teknik membatik yang ada.

2. Motif Batik Jawa Timur Banyuwangi

ragam batik banyuwangi
banyuwangi-mall.com

Belum banyak yang mengetahui bahwa sejatinya Banyuwangi merupakan salah satu daerah asal dari batik di Nusantara. Sangat banyak motif asli batik khas dari bumi Blambangan . Namun sampai saat ini baru 21 jenis motif batik asli Banyuwangi yang diakui secara Nasional.

Dari sekian banyak jenis-jenis batik Banyuwangi antara lain: Gajah Oling, Kangkung Setingkes, Alas Kobong, Paras Gempal, Kopi Pecah, dan masih banyak lagi.

Semua nama motif asli batik dari bumi Blambangan ternyata banyak dipengaruhi oleh kondisi alam. Contohnya batik gajah oling yang cukup terkenal, motifnya berupa hewan seperti belut yang ukurannya cukup besar. Serta ada juga motif sembruk cacing dan motif gedegan (anyaman bambu). Motif-motif yang ada merupakan gambaran kekayaan alam yang ada di Banyuwangi.

Motif batik Banyuwangi tidak akan ditemui di daerah lain dan merupakan khas dari bumi Blambangan Banyuwangi.

3. Motif Batik Jawa Timur Madura

motif batik jawa timur
dictio.id

Pulau Madura tidak hanya terkenal dengan karapan sapi dan garamnya saja. Madura yang masih termasuk provinsi Jawa Timur, juga terkenal sebagai daerah pengrajin batik. Bahkan batik Madura memiliki ragam warna dan motif yang tidak kalah dengan daerah lain.

Batik Madura menggunakan warna alami sehingga warnanya cukup terang dan mencolok. Selain warna yang mencolok, seperti kuning, hijau, merah, batik Madura juga memiliki keberagaman motif misalnya, pucuk tombak, belah ketupat dan rajut. Ada juga sebagian motif batik Madura yang mengangkat aneka flora dan fauna yang ada dalam kehidupan.

4. Motif Batik Jawa Timur Ponorogo

Motif batik ponorogo
ikarahma30.blogspot.com

Motif yang terkenal dari daerah Ponorogo adalah tak jauh dari kesenian asli dari kota ini yaitu reog. Hingga saat ini kurang lebih ada 25 motif batik Ponorogo yang diciptakan. Motif batik lainnya antara lain merak tarung, merak romantis, sekar jagad dan motif reog.

Dengan berbagi motif yang ada, memang tak jauh dari kesenian reog yang mengutamakan burung merak sebagai motif batik yang berada di kota ini.

5. Motif Batik Jawa Timur Mojokerto

motif batik jawa timur mojokerto
infobatik.id

Batik merupakan salah satu kerajinan yang sejarahnya berkembang dengan masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Keistimewaan batik Mojokerto adalah pada nama-nama coraknya yang sangat aneh dan asing bagi sebagian orang. Contohnya gedeg rubuh, matahari, mrico bolong, pring sedapur, gringsing, atau surya Majapahit.

Batik Mojokerto saat ini memiliki 6 motif yang dipatenkan, yakni pring sedapur, mrico bolong, sisik gringsing, koro renteng, rawan indek dan matahari.

Motif batik Mojokerto mengambil corak alam sekitar manusia. Contohnya motif pring sedapur merupakan gambar rumpun bambu dengan daun-daun menjuntai, juga ada burung merak bertengkar.

Warna yang digunakan dasarnya putih dengan batang bambu warna biru, sedangkan daunnya berwarna biru dan hitam. Motif bambu rubuh coraknya mirip seperti anyaman bambu yang miring, motif mrico bolong coraknya berupa bulatan merica berlubang.

6. Motif Batik Pacitan

Motif batik pacitan
thegorbalsla.com

Pacitan juga menyumbang untuk meramaikan pesona motif batik Jawa Timur, adapun ciri khas batik Pacitan tergolong jenis klasik atau lama, contohnya motif Sidomulyo, sekar jagad, semen romo dan kembang-kembang.

7. Motif Batik Bojonegoro

Motif batik jawa timur
kakidata.id

Batik motif Bojonegoro yang lebih sering disebut dengan batik jonegoroan. Bojonegoro merupakan kabupaten yang mempunyai kekayaan alam yang luar biasa, dari situlah menginspirasi salah satu warga Bojonegoro yang bernama Ibu Mafudho Suyoto untuk menyumbang motif batik Jawa Timur.

Melalui lomba desain batik terciptalah 9 motif batik asal Bojonegoro, semua adalah hasil dari gambaran potensi alam dan budaya Bojonegoro.

Motif-motif batik dari kabupaten Bojonegoro ini adalah motif gastro rinonce (motif kilang minyak dan gas bumi), jagung miji emas (motif Jagung), meliwis mukti (burung legendaris jelmaan Prabu Angling Dharmo, meliwis putih), parang dahono munggal (wisata api abadi, kayangan api), parang jembul sekar rinandar, pari sumilak (motif padi), rancak thengul, sata gondo wangi, dan sekar jati.

Mungkin jika kalian penasaran dengan apa saja bahan yang digunakan dalam membatik, kalian bisa membaca di alat-alat untuk membuat batik.

8. Motif Batik Sidoarjo

motif batik jawa timur
thegorbalsla.com

Sidoarjo juga tidak mau kalah, Sidoarjo mempunyai kampung dengan nama Batik Jetis. Kampung ini memproduksi batik dengan motif yang khas dari kota Sidoarjo. Motif batik asal Jetis rata-rata adalah flora dan fauna khas Sidoarjo yang memiliki warna cerah , kuning, merah, hijau, dan hitam.

Motif batik Sidoarjo cenderung masih kuno, tidak banyak perubahan dari motif yang dulu dipakai oleh para pendahulu. Contohnya ijo-ijoan (gaya Madura), abangan Motif beras kutah, motif krubutan (campur-campur), dan juga ada motif burung Merak, dan lain-lain.

9. Motif Batik Jombang

motif batik jawa timur
princessdija.blogspot.com

Batik Jombang masih terbilang baru di budaya perbatikan,sekitar mulai tahun 2000 baru berkembang di daerah Jombang.  Pada saat masa awal perkembanganya, motif batik Jombang banyak yang menggunakan motif tawang dan kaning dengan warna dasar yang sangat khas kota Jombang, yakni merah dan hijau.

Batik Jombang sendiri memang masih belum terlalu populer di pasaran, jadi tidak heran kalau belum banyak yang mengetahuinya.

10. Motif Batik Kediri

pola batik jawa timur
infobatik.id

Batik juga termasuk ikon dari Kota Kediri. Tapi orang banyak mengenal Kediri dengan sebutan kota Tahu. Memang berbagai jenis makanan yang ada di Kota Kediri berbahan dasar dari tahu bisa dijumpai pada Kota Kediri ini.

Motif batik yang menjadi unggulan dari Kota Kediri adalah motif bolleches, motif ini merupakan motif batik yang menggunakan bulatan dan titik-titik. Motif ini bisa di katakan sebagai filosofi warga Kediri yang ramah dan lembut.

11. Motif Batik Tulungagung

motif batik jawa timur
rebanas.com

Berbeda dari batik Jombang, batik Tulungagung ini merupakan jenis batik yang sudah ada sebelumnya yang serta telah berkembang pada zaman dahulu. Dikabarkan bahwa perkembangan batik terjadi saat Tulungagung yang dulunya bernama Bonorowo di taklukkan oleh Kerajaan Majapahit.

Sebagian tempat di Tulungagung terkenal sebagai sentra batik seperti Desa Sembung dan Desa Majan. Saat ini kurang lebih ada 86 motif batik Tulungagung yang sudah dikembangkan. Dari sebagian motif tersebut ada motif yang paling terkenal yaitu buket ceprik gringsing, buket ceprik pacit ungker dan lerang buket.

12. Motif Batik Lamongan

Motif Batik Lamongan
Ilmunik.com

Motif batik yang dimiliki kota Lamongan ini cukup rumit dan kecil. Motif batik Lamongan, khususnya batik Tradisional termasuk juga jenis batik tulis yang dibuat dengan detail cukup rumit. Motif batik Lamongan mempunyai corak kekayaan alam misalnya bunga, hewan, buah, dan daun.

13. Motif Batik Malang

Motif Batik Malang
Ilmunik.com

Batik kota Malang mempunyai ciri khas motif yang mengambil ikon dari kota Malang itu sendiri. Misalnya saja seperti tugu Malang, rumbai singa, mahkota, bunga teratai, arca, tugu kota, hingga topeng malangan. Ada motif batik Malang lain yang cukup terkenal, yakni motif batik kucecwara yang berkembang cukup pesat.

14. Motif Batik Surabaya

Motif Batik Surabaya
Ilmunik.com

Kota Surabaya juga tidak kalah dengan kota lain pengrajin batik. Motif batik Surabaya yang paling terkenal adalah  motif sura (hiu) dan baya (buaya). Bukan hanya itu saja, Surabaya juga memiliki motif lain seperti batik Ceng Ho dan juga batik Mangrove Rungkut.

15. Motif Batik Magetan

Motif Batik Magetan
Ilmunik.com

Motif batik Magetan terkenal dengan coraknya yang dijuluki dengan Pring Sedapur. Motif satu ini didominasi oleh gambar-gambar jenis tanaman bambu yang memiliki arti hidup rukun dan tentram.

Sejarah awal kebiasaan membatik di daerah Magetan di awali sekitar tahun 1970-an di Dusun Papringan, Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Alasan mengapa menggunakan tema Pring Sedapur disebabkan di dusun tempat kelahiran Batik Magetan tersebut terdapat banyak sekali tumbuhan bambu.

16. Motif Batik Probolinggo

Motif Batik Probolinggo
Ilmunik.com

Kota Probolinggo juga tidak kalah dengan daerah-daerah pengrajin batik lainnya, yakni dengan memiliki motif yang cukup terkenal berupa batik manggur. Sejarah tentang awal mula batik manggur dimulai sekitar tahun 1883, yang ditandai dengan pameran khusus batik Probolinggo di Amsterdam Belanda dengan total 150 motif.

Motif batik asli dari kota Probolinggo dengan motif yang alami, diambil dari beragam motif yang bernuansa alam misalnya motif anggur, mangga, bayu, dan angin, bisa juga dikatakan perpaduan dari unsur keempatnya. Oleh sebab itu dapat memberikan nuansa alami dan khas bagi para penggemar kain atau pakain batik.

Jika kalian ingin mengerti motif batik dari daerah Pekalongan silahkan baca di motif batik Pekalongan.

Penutup

Mungkin itulah sebagian daerah pengrajin batik serta motif yang ada Jawa Timur. Dengan berbagai macam motif menjadikan Jawa Timur sebagai pengrajin batik terbesar setelah Jawa Tengah. Semoga dengan penjelasan ini dapat meningkatkan rasa cinta kalian dengan warisan budaya nenek moyang serta menambah wawasan dan referensi. Sebab jika bukan kita yang melestarikan peninggalan dari nenek moyang kita, lalu siapa lagi.