Ciri-Ciri Kingdom Plantae, Pengertian, Klasifikasi Dan Manfaatnya

Ciri-Ciri Kingdom Plantae, Pengertian, Klasifikasi Dan Manfaatnya

Ciri-Ciri Kingdom Plantae - dalam pelajaran biologi, pastinya kalian sudah mengenal lingkup pembahasannya bukan? Salah satunya adalah pembagian kingdom tumbuhan dan hewan yaitu kingdom animalia dan kingdom plantae. Banyak cabang penjelasan dari ruang lingkup kajian biologi satu ini.

Pada artikel ini, akan saya jelaskan tentang pengertian, ciri-ciri, asal usul, dan klasifikasi pada jenis kingdom plantae ini dengan sejelas mungkin, untuk dapat membantu kalian. Penasaran atau belum sobat ilmunik dengan pembahasan kali ini?

Kalau begitu langsung saja kita masuk ke pembahasannya.

Asal Usul Kingdom Plantae

asal usul kingdom plantae
Pixabay.com

Sebagian bukti, umumnya telah menunjukan bahwa terdapat alga di dataran sejak 1, 2 milyar tahun lalu. Kingdom plantae sudah ada sekitar pada masa Ordivician (450 juta tahun lalu), hingga sampai masa Silurian (420 juta tahun lalu), namun tidak berupa tumbuhan seperti sekarang.

Saat mendekati masa Devonian (360 juta tahun lalu), terdapat macam-macam varietas tumbuhan, baik dari segi ukuran dan bentuknya. Lalu, pada masa Triassic (20 juta tahun lalu) telah ada jenis tumbuhan berbunga. Ketika masa pertengahan masa Tertiary (40 juta tahun lalu) barulah muncul jenis rumput-rumputan.

Pada mulanya, seluruh organisme dibagi menjadi dua, yaitu tumbuhan dan hewan. Aristoteles berpendapat bahwa hewan merupakan organisme yang dapat bergerak untuk mencari makanan, sedangkan tumbuhan merupakan organisme yang tidak bergerak (384 SM-322 SM).

Linnaeus juga membuat sistem klasifikasi modern sekitar pada tahun (1707-1778), dimana seluruh organisme di bagi menjadi dua kingdom yaitu kingdom animalia dan vegetabilia (kemudian disebut plantae). Namun, beberapa jenis alga dan fungi (jamur) dikeluarkan dari klasifikasi kingdom plantae, sebab mereka tidak mempunyai beberapa ciri khas tumbuhan, misalnya klorofil.

Pengertian Kingdom Plantae

pengertian kingdom plantae
Pixabay.com

Klasifikasi tumbuhan (Kingdom Plantae) merupakan organisme eukariota Multiseluler atau Uniseluler yang mempunyai dinding sel selulosa, inti sel (eukariotik), klorofil, autotrof fotosintetik. Sel tumbuhan juga berguna untuk penyimpanan karbohidrat berlebih dalam bentuk pati (Amilum).

Zat hijau daun pada tumbuhan merupakan berasal dari klorofil. Zat ini berfungsi sebagai fotosintetis, sehingga tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri atau autotrof. Nah, itulah yang dimaksud dalam pengertian diatas, serta ini juga yang menjadikan perbedaan pada kingdom plantae dan animalia.

Sifat bisa bergerak dan tidak bisa bergerak juga menjadi pembeda dari kingdom plantae dan animalia.

Ciri-Ciri Kingdom Plantae

ciri-ciri kingdom plantae
Pixabay.com

Terdapat ciri-ciri kingdom plantae yang khusus yang menjadikan pembeda dengan kingdom animalia seperti yang sudah saya katakan diatas. Akan tetapi terdapat juga Ciri kingdom plantae lain yang utama sebagai berikut:

  • Mempunyai dinding sel terbentuk dari selulosa.
  • Umumnya bersifat multiseluler (memiliki banyak sel).
  • Berkarakter Autotrof (menghasilkan makanan sendiri), dengan cara fotosintetis.
  • Dapat menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum (pati).
  • Rata-rata hidup di perairan atau daratan.
  • Mempunyai klorofil yang berfungsi untuk fotosintestis.
  • Jenis eukariotik
  • Dapat mengalami pergantian keturunan dalam siklus hidupnya.
  • Proses reproduksi dapat secara aseksual (tunas,cangkok, setek, dan lain-lain) ataupun seksual (benang sari dan putik).

Ciri-ciri kingdom plantae diatas membedakan antara plantae dan jenis alga dang kingdom fungi. Selain ciri-ciri diatas, kingdom plantae juga memiliki ciri-ciri lain, yakni:

  • Memiliki organ dan sistem organ.
  • Memiliki bunga sebagai alat reproduksi seksual.
  • Memiliki akar yang berfungsi untuk menyerap air dan memperkuat tumbuhan.
  • Memiliki daun yang berfungsi untuk mengumpulkan sinar matahari yang digunakan untuk menghasilkan glukosa.

Kingdom plantae mempunyai ciri utama berupa tidak bisa begerak atau berjalan dengan sendiri.

Klasifikasi Kingdom Plantae

klasifikasi kingdom plantae
Gambar kingdom plantae

Setelah mengetahui ciri-ciri kingdom plantae diatas, selanjutnya kita masuk pembahasan tentang klasifikasi. Klasifikasi kingdom plantae terbagi menjadi 3 kelompok yaitu tumbuhan paku (pterydophyta), tumbuhan lumut (bryophta), tumbuhan berbiji (seprmatophyta) biasanya juga disebut dengan divisi.

1. Kingdom Plantae Pterydophyta (Tumbuhan Paku)

Kingdom pterydophyta (tumbuhan paku) merupakan suatu tumbuhan yang mempunyai batang, daun sejati, dan akar serabut. Ketika proses berkembang biaknya memanfaatkan Spora (Kormofita Spora), mempunyai pembuluh angkut (Xylem dan Floem) serta mempunyai klorofil. Tumbuhan paku mengalami suatu proses pergiliran keturunan.

Ciri-Ciri Kingdom Plantae pterydophyta (Tumbuhan Paku)

  1. Mempunyai batang, daun, akar yang dapat dibedakan.
  2. Mempunyai daun muda yang tumbuh dengan cara menggulung.
  3. Mempunyai sporil yang dapat menghasilkan spora yang berada di bawah daun.

Kingdom plantae pterydophyta (tumbuhan paku)  mempunyai 4 jenis, yaitu sebagai berikut:

1. Tumbuhan Paku Kawat (Lycopsida)

  • Gametofit tidak mempunyai Klorofil.
  • Mempunyai gametolofit Uniseksual dan Biseksual.
  • Dapat menghasilkan dua jenis spora (Heterospora).
  • Spesies tumbuhan paku kawat, kurang lebih terdapat 1000 spesies.
  • Mempunyai Sporangium yang terdapat pada Strobilus berbentuk kerucut.

Contoh tumbuhan paku kawat : Lycopodium dan Selaginela.

2. Tumbuhan Paku Sejati

  • Mempunyai daun muda yang tumbuh dengan menggulung (Circinnatus).
  • Mempunyai batang, akar, dan daun sejati.
  • Spesies tumbuhan paku sejati kurang lebih 12.000 spesies.

Contoh tumbuhan paku sejati: Suplir (Adiantum Cuneatum) dan Semanggi (Marsilea Crenata).

3. Tumbuhan Paku Purba (Psilopsida)

  • Hanya dapat menghasilkan satu spora (Homospora).
  • Mempunyai gametofit yang tidak memilki Klorofil.
  • Nutrisi yang bisa digunakan merupakan dari hubungan Simbiosis dengan Jamur.
  • Spesies tumbuhan paku purba ini hampir mengalami kepunahan, yaitu hanya tersisa sekitar 10-13 spesies.

Contoh tumbuhan paku purba: Psilotum dan Rynia.

4. Tumbuhan Paku Ekor Kuda (Spenopsida)

  • Dapat menghasilkan satu jenis spora (Homospora).
  • Mempunyai gametofit secara Biseksual.
  • Pada gametofit mempunyai Klorofil.
  • Mempunyai bentuk batang yang seperti ekor kuda.
  • Mempunyai sporangium yang berupa stobilus.
  • Berhabitat pada tempat yang lembab dan daerah subtropis.
  • Spesies tumbuhan paku ekor kusa kurang lebih 15 spesies.

Contoh tumbuhan paku ekor kuda: Equisetum.

Manfaat Tumbuhan Paku

  1. Berfungsi untuk tanaman hias.
  2. Berfungsi untuk pupuk hijau untuk tanaman padi.
  3. Selaginella Plana bisa berguna sebagai obat luka.
  4. Berfungsi untuk menjadi sayur-sayuran.

2. Kingdom Plantae Bryophta (Tumbuhan Lumut)

Kingdom plantae bryophta (tumbuhan lumut), merupakan suatu tumbuhan kecil dengan membentuk perkumpulan, tumbuh pada tempat yang lembab, tidak mempunyai akar, batang, daun sejati serta pembuluh angkut (Xylem dan Floem).  Tumbuhan lumut adalah peralihan antara tumbuhan bertalus (talofita) dengan tumbuhan berkomus (kormofita), serta mengalami pergiliran keturunan pada kehidupannya.

Ciri-Ciri Kingdom Plantae bryophta (Tumbuhan Lumut)

  • Tumbuh pada tempat yang lembab.
  • Mempunyai ukuran kecil, sekitar 1-2 cm.
  • Tidak mempunyai pembuluh angkut (Xylem dan Floem).
  • Tumbuh ddan berkembang secara berkloni atau berkelompok.
  • Terlindung dari sinar cahaya matahari.
  • Air yang masuk ke dalam tubuh secara imbibisi.
  • Dapat melakukan proses fotosintesis (Autotrof) Multiseluler.
  • Hasil dari proses sintesis di salurkan secara difusi, daya kapilaritas dan aliran sitoplasma.
  • Mempunyai warna hijau, sebab mengandung klorofil.
  • Tidak mempunyai batang, akar, dan daun sejati.
  • Mengalami pertumbuhan secara primer, yaitu hanya memanjang dan tidak dapat membesar atau  melebar.
  • Mengalami keturunan secara metagenesis, yaitu pergiliran keturunan atas fase vegetatif (fase sporofit) dan fase generatif (fase gametofit).
  • Mempunyai dinding sel yang terdiri dari selulosa.
  • Tumbuhan peralihan antara tumbuhan bertalus (thallophyta) dan tumbuhan berkomus (Cormophyta).

Kingdom Plantae bryophta (Tumbuhan Lumut) mempunyai 3 jenis yaitu sebagai berikut:

1. Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)

  • Berbentuk seperti tanduk hewan.
  • Reproduksi secara seksual dengan proses fertilisasi antara sperma dan ovum.
  • Reproduksi secara aseksual dengan cara fragmentasi.
  • Merupakan tumbuhan lumut berumah dua (deoceus).
  • Mampunyai sporofit yang berbentuk seperti kapsul panjang.
  • Mempunyai bentuk seperti zigot.
  • Mempunyai pembentukan gemmacup (kuncup) dan sopra.

Contoh lumut tanduk: Anthoceros Leavis.

2. Lumut Daun (Byropsida)

  • Tumbuh dan berkembang dalam bentuk koloni atau berkelompok.
  • Mampunyai akar rizoid, batang dan daun.
  • Berbentuk seperti tumbuhan kecil.
  • Merupakan tumbuhan lumt sejati.

Contoh lumut daun: Spagnum dan Polytrihcum.

3. Lumut Hati (Hepaticopsida)

  • Bereproduksi secara Aseksual dengan cara Fragmentasi.
  • Berbentuk seperti zigot.
  • Merupakan jenis lumut berumah dua (deoceus).
  • Bereproduksi secara Seksual dengan proses Fertilisasi antara Sperma dan Ovum.
  • Mempunyai bentuk seperti Talus dan Berlobus seperti hati pada Manusia.
  • Mempunyai pembentukan Gemmacup (Kuncup) dan Spora.

Contoh lumut hati: Marchantia Polimorpha.

3. Kingdom Plantae Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

Kingdom plantae Spermatophyta (tumbuhan berbiji), merupakan suatu tumbuhan yang mempunyai batang. akar, daun sejati, trachophyta, autotrof, pembuluh angkut (Xylem dan Floem), klorofil, dan dapat menghasilkan biji.

Ciri-Ciri Kingdom Plantae Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

  • Dapat menghasilkan sebuah biji.
  • Merupakan organisme dengan sel yang banyak (Multiseluler).
  • Mempunyai akar, batang, daun sejati, serta menghasilkan bunga.
  • Termasuk tumbuhan kormophyta.
  • Mempunyai berkas pengangkut Xylem dan Floem.
  • Mempunyai dinding sel yang tersusun dari Selulose, Hemiselulose, dan Lignin.
  • Bersifat autotrof dan termasuk dalam golongan sel eukariotik.
  • Mempunyai plastida yang mengandung Klorofil A dan B.

Kingdom Plantae Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji) mempunyai 2 jenis, yaitu sebagai berikut:

1. Tumbuhan Biji Tertutup

Jenis tumbuhan berbiji tertutup sering disebut juga sebagai Angiopermae, yaitu suatu tumbuhan yang pada bijinya tertutup oleh calon buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup

  1. Bentuknya berupa perdu dan pohon.
  2. Mempunyai mahkota bunga.
  3. Mempunyai calon biji yang dilindungi oleh calon buah.
  4. Mempunyai bunga sejati.
  5. Bentuk tulang daun yang menyirip.
  6. Putik sari dan benang sari sebagai alat berkembangbiak.
  7. Mempunyai akar yang berbentuk serabut atau tunggang.
  8. Bentuk daun yang pipih melebar.
  9. Mempunyai biji berkeping satu (Monokotil) dan biji berkeping dua atau lebih (dikotil).

Contoh tumbuhan berbiji tertutup :Mangga, Jeruk, Nangka, rambutan, dan lain-lain.

2 Tumbuhan Biji Terbuka

Untuk jenis tumbuhan berbiji terbuka sering disebut juga sebagai Gymnospermae, yaitu suatu tumbuhan yang pada bijinya tidak tertutup oleh calon buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan Biji Terbuka

  1. Berbentuk berupa perdu dan pohon.
  2. Bentuk daun yang sempit, tebal dan kaku.
  3. Mempunyai alat kelamin yang terpisah.
  4. Mempunyai serbuk sari yang terdapat pada strobilus jantan.
  5. Calon biji tidak dilindungi oleh daun buah.
  6. Calon biji yang tersusun pada strobilus.
  7. Akarnya berbentuk tunggang.
  8. Tidak mempunyai bunga sejati.
  9. Tulang daun yang tidak beranekaragam.
  10. Mempunyai sel telur yang berada pada strobilus betina.
  11. Alat reproduksi yang berbentuk kerucut.

Contoh tumbuhan biji terbuka: Jagung, Kelapa, Dan Melinjo.

Manfaat Kingdom Plantae

ciri-ciri kingdom plantae
Pixabay.com

Kingdom plantae juga bermanfaat untuk kehidupan manusia antara lain:

1. Bidang Papan

Sebagian jenis kingdom plantae, misalnya rotan dan pohon jati dapat dijadikan sebagai bahan bangunan, kertas, furnitur, kartu remi, peralatan olahraga dan juga alat musik.

2. Bidang Sandang

Sebagian jenis kingdom plantae, misalnya kapas, rami, dan lainnya dapat digunakan sebagai bahan sandang berupa pakaian.

3. Bidang Pangan

Umumnya, nutrisi yang diperoleh manusia berasal dari tumbuhan, misalnya jagung, padi, kentang, gandum, dan singkong sebagai bahan makanan pokok atau sumber karbohidrat.

Selain sebagai nutrisi makanan pokok, terdapat juga sebagai sayur-sayuran, buah-buahan, rempah-rempah dan kacang-kacangan sebagai sumber vitamin, protein dan nutrisi lainnya.

Kingdom plantae juga dapat dimanfaatkan manusia sebagai minuman, misalnya teh,kopi, dan lainnya. Tebu juga dimanfaatkan untuk membuat gula dan penyedap rasa seperti monosodium.

4. Bidang Obat-Obatan

Banyak juga jenis kingdom plantae yang dapat dijadikan obat-obatan untuk manusia, misalnya obat herbal, suplemen makanan, dan pestisida. Berikut ini jenis kingdom plantae yang dapat dijadikan obat-obatan:

  • Paku rane, bisa dijadikan obat penyembuh luka.
  • Ekstrak Ginkgo biloba, dapat digunakan sebagai obat penambah stamina, menghilangkan pusing, dan mengobati kanker.
  • Marchantia polymorpha, dapat digunakan sebagai obat sakit radang hati atau mengobati sakit hepatitis.
  • Pohon jambu, bagian daunnya dapat digunakan untuk obat sakit perut.

5. Fungsi Estetika

Sebagian jenis tumbuhan dari kingdom plantae juga dapat dijadikan sebagai tanaman hias, misalnya tanaman anggrek, mawar, matahari, dan tanaman lainnya yang berguna untuk mempercantik lingkungan atau halaman rumah. Jenis tumbuhan juga dapat digunakan untuk ajang kreasi seni seperti tanaman bonsai.

6. Bidang Industri

Sebagian kingdom plantae juga dapat digunakan sebagai bahan industri, misalnya sabun, karet, cat, wax, tanin, sampo, kosmetik, parfum, oli, tinta, plastik, dan lain-lain.

Penutup

Nah, mungkin hanya itu saja ya sobat ilmunik penjelasan yang dapat saya sampaikan kepada Anda tentang ciri-ciri kingdom plantae dan penjelasan lainnya. Semoga dengan informasi ini dapat membantu dan menambah pengetahuan Anda tentang kingdom plantae.