26+ Cerita Rakyat Jawa Timur Beserta Penggalan Kisahnya (Terlengkap)

26+ Cerita Rakyat Jawa Timur Beserta Penggalan Kisahnya (Terlengkap)

Cerita Rakyat Jawa TimurProvinsi Jawa Timur merupakan salah satu daerah di pulau Jawa yang beribukota di Surabaya, yang berada perbatasan dengan Jawa Tengah, Madura dan Bali. Banyak sekali cerita rakyat yang berkembang di berbagai kawasan di Jawa Timur dan cukup populer bagi rakyat Indonesia.

Cerita-cerita yang cukup populer di Jawa Timur seperti Reog Ponorogo, Timun Mas, Keong Mas, Cindelaras, Asal Usul Nama Banyuwangi, Asal Usul Nama Surabaya, dan lain-lain. Mungkin salah satu cerita di dalam artikel ini sudah ada yang kalian ketahui.

Pada tulisan kali ini, saya hanya akan memberikan kumpulan cerita-ceritanya saja, dengan sedikit penggalan ceritanya saja. Oke sobat ilmunik, langsung saja kalau begitu kita masuk ke pembahasan utama.

1. Cerita Rakyat Raden Inu Kertapati

Cerita Rakyat Raden Inu Kertapati
Cerita Rakyat Raden Inu Kertapati

Cerita rakyat Jawa Timur yang pertama adalah tentang Raden Inu Kertapati yang merupakan putera mahkota Kerajaan Jenggala. Singkat cerita, Raden Inu Kertapati dengan Dewi Candra Kirana, yakni puteri dari Kerajaan Kediri.

Kerajaan Kediri pada saat itu mempunyai dua puteri yang sangat cantik, yakni Dewi Candra Kirana dan Dewi Ajeng. Akan tetapi Raden Inu Kertapati sangat mencintai Dewi Candra Kirana.

2. Cerita Rakyat Aryo Menak

Cerita Rakyat Aryo Menak
Cerita Rakyat Aryo Menak

Cerita rakyat Jawa Timur yang selanjutnya adalah kisah Aryo Menak. Singkat cerita pada suatu ketika, setelah bulan purnama, setelah sekian lama berjalan di hutan yang lebat, Aryo Menak beristirahat di bawah pohon besar tersebut.

Pada saat ia sedang duduk, dari kejauhan terlihat sebuah cahaya terpancar dari arah danau. Lalu Aryo Menak berjalan mengendap-ngendap mendekati sumber cahaya tersebut. Namun betapa terkejutnya dia setelah mengetahui bahwa cahaya itu berasal dari tujuh bidadari langit yang sedang mandi di danau.

3. Asal Usul Kota Banyuwangi

Asal Usul Kota Banyuwangi
Asal Usul Kota Banyuwangi

Cerita rakyat dari daerah Jawa Timur yang tidak kalah terkenal adalah tentang asal usul nama kota Banyuwangi. Singkat cerita, di kisahkan pada zaman dulu di daerah ujung timur Jawa, ada sebuah kerajaan Besar.

Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang sangat adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai seorang putera mahkota yang gagah bernama Raden Banterang. Raden Banterang sangat suka sekali berburu di dalam hutan.

4. Cerita Rakyat Joko Dolog

Cerita Rakyat Joko Dolog
Cerita Rakyat Joko Dolog

Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat Jawa Timur, Joko Dolog adalah sebuah patung yang diyakini sebagai jelmaan dari tubuh Pangeran Jaka Taruna, putera adipati Kediri. Pada suatu saat di zaman dulu, Jaka Taruna ingin menikahi Purbawati, puteri adipati Jayanegara.

Adipati Jayanegara adalah adipati Surabaya ketika masa itu. Akan tetapi Jaka Taruna kalah ketika bertarung melawan pangeran Situbondo dan akhirnya Jaka Jumput berubah menjadi patung.

5. Asal Usul Nama Surabaya

Asal Usul Nama Surabaya
Asal Usul Nama Surabaya

Singkat cerita, di kisahkan pada zaman dulu hiduplah seekor buaya besar bernama Baya. Dia memiliki musuh bebuyutan yakni seekor ikan hiu bernama Sura. Hampir setiap waktu mereka berdua terlibat perkelahian.

Akibat dari mereka berdua yang sama-sama kuat, tangkas, dan tangguh, tidak ada yang menang dan kalah. Apabila keduanya sedang berkelahi, perairan di sekitarnya akan menjadi bergelombang besar dan keruh. Hewan-hewan lain yang hidup di sekitaran mereka juga ikut terganggu dan berusaha untuk mendamaikan keduanya.

Namun antara Sura dan Baya masih saja selalu berkelahi. Akhirnya mereka berdua sama-sama meninggal dalam perkelahian yang sama kuatnya.

6. Cerita Rakyat Damar Wulan Dan Minak Jinggo

Cerita Rakyat Damar Wulan Dan Minak Jinggo
Cerita Rakyat Damar Wulan Dan Minak Jinggo

Di kisahkan bahwa Damar Wulan merupakan seorang pemuda sakti mandraguna ketika zaman dulu. Dia berjasa dalam membantu penguasa Kerajaan Majapahit, yakni Ratu Ayu Kencana Wungu.

Damar Wulan diceritakan berhasil mengalahkan Minak Jinggo, yakni seorang adipati di daerah Balambangan yang sakti mandraguna, namun berhati kejam. Minak Jinggo diceritakan sangat sering menindas rakyatnya dan berlaku sewenang-wenang.

7. Cerita Rakyat Jawa Timur Cindelaras

Cerita Rakyat Jawa Timur Cindelaras
Cerita Rakyat Jawa Timur Cindelaras

Cerita rakyat ini adalah tentang kisah putera Raja Jenggala dengan sang permaisuri yakni ibu Cindelaras. Suatu ketika, ibu Cindelaras di fitnah dari selir raja Jenggala lainnya yang menyebabkannya di asingkan ke hutan ketika sedang mengandung Cindelaras.

Cindelaras sendiri kemudian dilahirkan di tengah hutan oleh ibunya akibat fitnah yang dituduhkan sebelumnya, Akan tetapi, Cindelaras mampu membuktikan kepada ayahnya, yakni raja Jenggala bahwa ibunya tidak bersalah.

Cindelaras dikenal memiliki hewan peliharaan berupa ayam yang sangat sakti dan selalu menang ketika di adu.

8. Cerita Rakyat Jawa Timur Keong Mas

Cerita Rakyat Jawa Timur Keong Mas
Cerita Rakyat Jawa Timur Keong Mas

Singkat cerita tentang Keong Mas adalah Prabu Kertamarta, yakni raja Kerajaan Daha mempunyai dua orang putri Galuh Ajeng dan Candra Kirana. Anaknya yang bernama Galuh Ajeng memiliki wajah yang cantik, namun masih kalah cantik dengan Candra Kirana.

Adiknya Candra Kirana sudah mempunyai tunangan, yakni seorang pangeran tampan putra mahkota Kerajaan Kahuripan bernama Raden Inu Kertapati. Namun secara diam-diam putri yang pertama  yakni Galuh Ajeng juga mencintai Raden Inu Kertapati.

Oleh sebab itulah, ia sangat iri melihat keberuntungan dari Candra Kirana. Kemudian Galuh Ajeng memiliki niat jahat untuk menyingkirkan adiknya dari istana Kerajaan Daha.

Baca Juga Aksara Jawa

9. Cerita Burung Gagak Yang Sombong

Cerita Burung Gagak Yang Sombong
Cerita Burung Gagak Yang Sombong

Di ceritakan pada zaman dahulu, hiduplah seekor burung gagak ditengah hutan belantara. Dia hidup bersama dengan gerombolan burung gagak lainnya. Namun pada suatu hari, si burung gagak menemukan rontokan burung merak yang indah. Meskipun hanya rontokan saja, tapi bulu-bulu tersebut masih nampak sangat indah.

10. Cerita Buah Jeruk Emas

Cerita Buah Jeruk Emas
Cerita Buah Jeruk Emas

Pada zaman dahulu, terdapat seorang raja yang sangat adil dan bijaksana di salah satu kerajaan Pulau Jawa. Sang raja tersebut memperoleh wangsit atau bisikan gaib dari dewata, bahwa seluruh wilayah kerajaan yang di pimpinnya akan mendapatkan wabah.

Dewa tersebut memberikan bisikan bahwa sang raja harus membuat sayembara ke seluruh rakyatnya untuk mencari buah jeruk emas sebagai tumbal penolak wabah.

11. Cerita Asal Mula Ayam Hutan

Cerita Asal Mula Ayam Hutan
Cerita Asal Mula Ayam Hutan

Banyak cerita yang beredar di daerah Jawa Timur bahwa pada zaman dahulu, ayam hidup berdampingan dengan manusia. Akan tetapi ketika suatu saat, terdapat sebuah keluarga ayam yang memutuskan untuk meninggalkan kampung manusia dan hidup di hutan.

Ayam yang pergi dar kampung ke hutan ini diyakini sebagai nenek moyang ayam hutan.

12. Orang Tingan Tidak Boleh Menikah Dengan Orang Kapal

Orang Tingan Tidak Boleh Menikah Dengan Orang Kapal
Orang Tingan Tidak Boleh Menikah Dengan Orang Kapal

Di kisahkan ada orang bernama Kyai Tapiogo seorang Begedhe desa Tingan, yang berasal dari Sendang Darajat. Pada suatu hari, Kyai Tapioho melakukan sedekah bumi dan mengundang Bagedhe desa Kapal.

Mereka berdua awalnya hanya terlibat percakapan biasa, namun lambat laut keduanya terlibat percakapan yang cukup serius. Pada akhirnya Bagedhe desa Kapal kalah dalam perdebatan tersebut dan menjadi awal mula di larangnya orang Tingan menikah dengan orang desa Kapal.

13. Cerita Kyai Bonten Dan Ki Jalano

Cerita Kyai Bonten Dan Ki Jalano
Cerita Kyai Bonten Dan Ki Jalano

Pada zaman dahulu, konon di dusun Kudur apabila ada kematian, maka pasti dua orang meninggal bersamaan waktunya. Berdasarkan cerita yang beredar, kejadian ini ada kaitannya dengan Kyai Bonten dan Ki jalono.

14. Cerita Irapati Dan Seekor Buaya

Cerita Irapati Dan Seekor Buaya
Cerita Irapati Dan Seekor Buaya

Di kisahkan pada zaman dulu, hiduplah seorang ibu bernama mbah Irapati yang sangat disegani para penduduk di sepanjang sungai kuning, sebab diyakini memiliki kesaktian. Dia mempunyai seorang anak dan sangat menyayanginya.

Pada suatu hari, anak Mbah Irapati mandi di tepi sungai Kuning. Namun tanpa sepengetahuannya, ada seekor buaya yang sedang mendekatinya, dengan sangat cepat si buaya menyambarnya hingga tewas.

15. Orang Desa Tanggungan Tidak Boleh Makan Ikan Tageh

Orang Desa Tanggungan Tidak Boleh Makan Ikan Tageh
Orang Desa Tanggungan Tidak Boleh Makan Ikan Tageh

Ketika masa perang perjuangan melawan para penjajah Belanda, Sura Alap-Alap diberikan tugas sebagai pimpinan Rajekwesi di sebelah Timur. Perang antara penduduk pribumi dengan pasukan belanda berlangsung tidak seimbang, sebab persenjataan pasukan pribumi yang tidak memadai.

Khawatir akan ada jatuh banyak korban jiwa, Sura Alap-Alap kemudian memerintahkan seluruh pasukannya yang merupakan penduduk dusun situ juga untuk pergi meninggalkan dusun tersebut.

16. Cerita Asal Mula Kata Babah

Cerita Asal Mula Kata Babah
Cerita Asal Mula Kata Babah

Biasanya, orang Jawa kalau memanggil orang Tionghoa dengan sebutan "Babah". Berdasarkan cerita yang beredar di kawasan Jawa Timur, asal muasal kata Babah berasal dari kata "Mbabah" yang artinya mencari jalan.

Kemudian hal inilah, munculnya dongeng yang dibuat oleh etnis Tionghoa di Indonesia untuk menjaga jarak dengan etnis Jawa.

Baca Juga Cerita Rakyat Jawa Barat

17. Asal Mula Pohon Jati Besar-Besar

Asal Mula Pohon Jati Besar-Besar
Asal Mula Pohon Jati Besar-Besar

Banyak diceritakan bahwa pada zaman dahulu, ukuran pohon jati sangat kecil-kecil. Ukurannya tidak besar-besar seperti sekarang ini. Kemudian pohon jati menjadi besar ketika masa Kerajaan Medang Kamulan terkait raja Medang yang menguburkan anaknya hidup-hidup sebab merasa malu.

18. Burung Gelatik Dan Burung Betet

Burung Gelatik Dan Burung Betet
Burung Gelatik Dan Burung Betet

Ada lagi cerita rakyat daerah Jawa Timur tentang asa mula kenapa burung gelatik mempunyai lambung atau teleh ditengkuknya serta burung betet berparuh bengkok. Di kisahkan pada zaman Nabi Sulaiman AS, tengah terjadi masa paceklik. Paceklik ini disebabkan oleh banyaknya penyakit yang merusak tanaman petani sehingga makanan pokok sulit didapatkan.

19. Asal Mula Kenapa Sungai Berbelok-Belok

Asal Mula Kenapa Sungai Berbelok-Belok
Asal Mula Kenapa Sungai Berbelok-Belok

Cerita yang cukup terkenal selanjutnya adalah Sungai Brantas berkelok-kelok dan airnya tidak pernah habis. Hulu sungai Brantas terletak di daerah Malang yang kemudian mengalir ke selatan hingga Blitar, berkelok ke Kediri dan akhirnya bekelok lagi ke daerah Surabaya.

Berdasarkan cerita yang beredar, tentang kenapa sungai berkelok-kelok dan airnya tidak pernah habis banyak yang mengaitkan dengan ular-ular yang bertapa di gunung-gunung.

20. Cerita Rakyat Jawa Timur Shandekala

Cerita Rakyat Jawa Timur Shandekala
Cerita Rakyat Jawa Timur Shandekala

Berdasarkan cerita yang beredar di Jawa Timur, ketika mulai hari senja, Den Bagus Sandhekala akan berjalan-jalan. Dia sangat senang memakan kepala harimau atau kepala maling, dan juga sangat senang memakan kepala anak-anak yang sedang bermain di luar rumah ketika waktu senja tiba.

Den Bagus merupakan nama panggilan untuk orang muda yang dihormati. Sedangkan Sandhekala sendiri artinya adalah senjakala atau waktu hari senja.

21. Cerita Rakyat Hai Hai Aku Sudah Tau

Cerita Rakyat Hai Hai Aku Sudah Tau
Cerita Rakyat Hai Hai Aku Sudah Tau

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang kakek miskin bersama anak laki-lakinya yang masih kecil. Istrinya sendiri sudah lama sekali meninggal, hingga membuat si kakek sedih memikirkan nasib anaknya yang masih kecil.

Dia merasa bahwa hidupnya sudah tidak akan lama lagi, namun tidak mempunyai apapun untuk diwariskan kepada anaknya, Dia hanya bisa mewariskan ilmu yang berasal dari gurunya dulu.

22. Cerita Rakyat Pak Mendong Dan Mbok Mendong

Cerita Rakyat Pak Mendong Dan Mbok Mendong
Cerita Rakyat Pak Mendong Dan Mbok Mendong

Singkat cerita, keluarga Pak Mendong sangatlah miskin dalam hal materi, membuat mereka seringkali tidak memiliki uang untuk membeli makanan. Keluarga ini disebut dengan Pak Mendong sebab pekerjaannya sehari-hari adalah membuat tikar mendong.

Dengan dibantu oleh istrinya, mereka membuat tikar untuk dijual ke kota, serta mereka memiliki anak yang masih kecil bernama Sumi. Badan Sumi sangat kurus, sebab kekurangan gizi makanan, pakaiannya compang-camping. Mereka semua tinggal di sebuah gubuk kecil dengan halaman yang sangat sempit.

23. Cerita Rakyat Paduan Nama Yang Baik

Cerita Rakyat Paduan Nama Yang Baik
Cerita Rakyat Paduan Nama Yang Baik

Banyak orang Madura meyakini, apabila suami dan istri mempunyai paduan nama yang baik, maka mereka akan mendapatkan keberuntungan. Begitulah keyakinan yang beredar di masyarakat Madura.

Di kisahkan ada sepasang suami istri yakni Lasmudin dan Mukdima yang mendapatkan keberuntungan sebab mempunyai paduan nama yang baik.

24. Cerita Rakyat Benda Ajaibnya Kucing

Cerita Rakyat Benda Ajaibnya Kucing
Cerita Rakyat Benda Ajaibnya Kucing

Singkat cerita, terdapat sebuah keluarga yang dikenal sangat sabar yang biasa dipanggil dengan nama Pak Sabar dan Bu Sabar. Di dalam kehidupan sehari-hari, keluarga ini sangatlah miskin. Hingga saking miskinnya, mereka sering dalam sehari, dua hari tidak makan.

Mereka tidak memiliki uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Akan tetapi, mereka tidak pernah mengeluh dan tetap sabar dalam menjalani kehidupan.

25. Cerita Rakyat Jawa Timur Reog Ponorogo

Cerita Rakyat Jawa Timur Reog Ponorogo
Cerita Rakyat Jawa Timur Reog Ponorogo

Singkat cerita, ada seorang putri dari Kerajaan Kediri yang bernama Dewi Sanggalangit yang terkenal sangat cantik. Sudah banyak para pangeran dan raja yang ingin menjadikannya istri, namun ia selalu menolaknya dengan alasan masih belum memiliki keinginan untuk menikah.

Kedua orang tua Dewi Sanggalangit terus mendesak putrinya agar segera menikah, sebab mereka sudah secepatnya ingin menimang cucu.

Baca Juga Cerita Rakyat Jawa Tengah

26. Cerita Rakyat Jawa Timur Rangga Gading

Cerita Rakyat Jawa Timur Rangga Gading
Cerita Rakyat Jawa Timur Rangga Gading

Cerita rakyat Jawa Timur yang terakhir adalah tentang Rangga Gading. Singkat cerita, pada zaman dahulu hiduplah seorang pemuda bernama Rangga Gading yang sangat sakti. Akan tetapi, ia sering kali menyalah gunakan kesaktiannya dengan melakukan perampokan dan pencurian.

Rangga Gading merupakan pencuri yang sangat lihai, ia tidak pernah sama sekali tertangkap ketika mencuri ataupun merampok. Hal tersebut dikarenakan, ia mempunyai kesaktian yakni bisa merubah dirinya menjadi apapun yang diinginkannya.

Banyak cerita yang beredar bahwa dia bisa berubah menjadi binatang, pohon, batu, air.

Nah, mungkin hanya itu saja ya sobat ilmunik tentang berbagai cerita rakyat Jawa Timur yang cukup populer. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa membantu dan menambah pengetahuan Anda, cukup sekian dan salam dari penulis.