PLTA Musi – Bengkulu

plta musi bengkulu

PLTA Musi merupakan pembangkit listrik dengan tipe Run of River, dengan gedung pembangkit berada 400 m dibawah tanah yang memanfaatkan aliran Sungai Musi di sebelah hulu dan pembuangan akhir ke aliran sungai simpang aur di sebelah hilir. Daya terpasang sebesar 3 x 70 MW (210 MW), akan mampu membangkitkan energi listrik sebesar 1,140 GWH/tahun dan merupakan PLTA besar pertama yang dibangun di provinsi Bengkulu.

Daya listrik yang dibangkitkan PLTA Musi memenuhi dan mensuplai kebutuhan listrik hampir seluruh wilayah Sumatera melalui interkoneksi jaringan transmisi 150 kv/275 kv untuk wilayah bagian selatan maupun utara.

Data operasi PLTA Musi

Elevasi Air

Elevasi air standar di waduk pengambilan : FSL EL.579,1 m – MOL EL,578,0m Buangan air di tailrace outlet : 62,0 m3/detik Tinggi terjun kotor : 409,3 m Tinggi terjun bersih : 396,8 m

Debit

Debit rata-rata untuk pembangkit : 35,7m3/detik Debit pasti 95% : 15,5 m3/detik,untuk oprasi 3 unit Debit tetap yang di lepas ke hilir dam musi : 1,1 m3/detik

Pembangkit listrik dan energi yang dihasilkan

Kapasitas terpasang : 210MW (3X70), Sebagai pembangkit beban puncak Energi tahunan , primer : 460 GWh ,sekunder : 680 Gwh Total : 1.120 GWh

Lahan

Luas lahan yang digunakan ± 219.3 Ha, digunakan untuk bangunan terbuka, yaitu:

  • Jalan hantar permanen ± 60 Ha.
  • Intake Dam area dan daerah genangan 115 Ha.
  • Switchyard& Gedung Kontrol Utama ± 1.2 Ha.
  • Surge Tank (Tangki Pendataran) 0.1 Ha.
  • Regulating DAM area dan daerah genangan 43 Ha.

Bangunan

Bangunan terletak di permukaan dan bawah tanah yang terdiri atas :

  • Intake Dam Dan Gedung Kontrol
  • Saluran Penghantar
  • Sandtrap Basin
  • Inlet Gate
  • Surge Tank
  • Ventilator
  • Penstock
  • Power House
  • Switch Yard
  • Kantor dan Gedung Kontrol Utama
  • Tailrace
  • Reregulating Dam Dan Gedung Kontrol

Sumber : Wikipedia

Sakana Food Depok www.sakana.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *