Target 10 Pembangkit Listrik Baru di Sumatera 1290 MW

pembangkit-listrik-tenaga-uap

PLN menargetkan bakal ada 10 pembangkit listrik baru yang beroperasi di Pulau Sumatera. Total kapasitas seluruh pembangkit ini mencapai 1.290 megawatt (MW). Direktur Bisnis Regional Sumatera Amir Rosidin mengatakan, tambahan pembangkit ini akan memperkuat sistem kelistrikan Pulau Sumatera. Sampai akhir tahun lalu, kapasitas terpasang pembangkit listrik di pulau ini tercatat sekitar 5.750 MW dan beban listrik 5.000 MW.

Namun, permintaan setrum di Pulau Sumatera ini masih akan terus meningkat. “Tahun ini pertumbuhan penjualan listrik 8%. Hal ini karena kami aktif menawarkan sambung baru atau tambah daya ke industri dan bisnis,” kata dia dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (12/1).

Meski demikian, Amir menyatakan, pelanggan tidak perlu khawatir adanya kekurangan pasokan. Mulai tahun lalu, perseroan telah berhasil menutup seluruh kebutuhan setrum di Sumatera. Tahun ini pun, perseroan bakal meningkatkan kemampuan pasoknya dengan mengoperasikan pembangkit baru. “Tahun ini ditargetkan akan ada pembangkit yang beroperasi dengan total kapasitas 1.290 MW,” ujar dia.

Pembangkit baru yang akan beroperasi di sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan dan Tengah terdapat enam proyek. Rincinya, Mobile Power Plant Duri 100 MW pada Desember, Mobile Power Plant Lampung 100 MW pada September, PLTU Ulubelu 55 MW pada Desember, PLTU Tenayan 2×100 MW pada Maret dan Juni, PLTU Sumsel 5 unit 1150 MW pada Maret, dan PLTMG Jambi 50 pada Juli.

Info Terkait :   Cek Status Pelanggan PLN - Layanan Online Status Permohonan

Sementara pembangkit baru yang akan masuk di sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara adalah PLTA Wampu 45 MW pada September, Marine Vessel Power Plant 240 MW pada Maret, Mobile Power Plant 100 MW pada Juni, dan Mobile Power Plant Deli Serdang 250 MW pada November.

Marine Vessel Power Plant atau kapal pembangkit listrik yang dioperasikan tahun ini, sebut Amir, merupakan unit kedua pembangkit jenis ini. Kapal pembangkit ini akan ditempatkan di Belawan, Sumatera Utara dan memiliki kapasitas hingga 240 MW.

“Kapasitas kapal pembangkit lietrik ini dua kali dari yang sebelumnya,” kata dia. Sebelumnya, PLN tengah mengupayakan pengoperasian Kapal Pembangkit Listrik Zeynep 120 MW di Amurang, Sulawesi Utara.

Menurut Amir, kapal pembangkit listrik ini dapat dioperasikan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis heavy fuel oil (HSO) dan gas. Pada tahap awal, perseroan akan menggunakan HFO terlebih dahulu. Pasalnya, biaya pokok produksi (BPP) dengan HFO hanya Rp 1.800 per kWh (kilowatt hour) pada September lalu, sementara MFO Rp 2.300 per kWh.

Ke depan, pihaknya berupaya menghidupkan kapal pembangkit listrik ini dengan gas. Perserpan bakal meminta tambahan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dari Kilang Tangguh jika memang pembangkit ini jadi dioperasikan menggunakan gas. Namun sebelumnya, perseroan bakal negosiasi harga gas dengan pihak Kilang Tangguh dulu.

Info Terkait :   BKPM Minta PLN Atasi Krisis Listrik di Daerah

“Kami akan lihat juga harga gas dari Kilang Tangguh berapa. Karena BPP HFO Rp 1.800 per kWh itu sekarang bisa lebih murah lagi, itu udah termasuk sewanya, jadi PLN beli listriknya. Gas sekarang itu Rp 1.040 per kWh,” jelas dia.

Tingkatkan Cadangan

Meski seluruh beban listrik di Sumatera telah mampu dipenuhi oleh perseroan, Amir mengakui kondisi kelistrikannya belum ideal. Pasalnya, Si stem Kelistrikan Sumatera hanya memiliki cadangan setrum sebesar 15% dari total beban. Angka ini jauh dari angka ideal cadangan setrum yang mencapai 30% dari total beban.

Pada tahun ini, pihaknya hanya bisa mempertahankan agar cadangan setrum di Pulau Sumatera tidak turun dari posisi akhir tahun lalu, yakni 15%. Namun, pihaknya akan terus meningkatkan cadangan listrik di Pulau Sumatera. “Cadangan listrik ditargetkan bisa mencapai 30% pada 2018, itu karena bangun pembangkit listrik butuh 34 tahun,” kata dia.

Menurutnya, target itu dapat tercapai setelah rampungnya beberapa pembangkit besar. Beberapa pembangkit itu adalah PLTU Sumsel Unit 8 2×600 MW dan PLTU Pangkalan Susu Unit 3 dan 4 berkapasitas 400 MW.

Sumber : Investor Daily 13 Januari 2016

Sakana Food Depok www.sakana.id
Updated on     Info Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *