Subsidi Listrik 900 VA Dicabut, Naik Bertahap Hingga Juli 2017

listrik-rumah-tangga

Pemerintah memastikan akan mencabut subsidi listrik yang selama ini dinikmati oleh 18,94 juta pelanggan berdaya 900 Volt Ampere (VA) terhitung mulai 1 Januari 2017.

Subsidi Listrik 900 VA Dicabut

Subsidi listrik yang akan dicabut itu berkisar 82,2 persen dari total jumlah pengguna listrik 900 VA yang sebanyak 23,04 juta pelanggan.

PT PLN (Persero) mulai 1 Januari 2017 memberlakukan kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi rumah tangga golongan mampu dengan daya 900 VA. Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengatakan, kenaikan tarif tersebut merupakan kebijakan pemerintah memberikan subsidi secara tepat sasaran.

“Mulai 1 Januari 2017, pelanggan listrik rumah tangga mampu berdaya 900 VA dikenakan kenaikan tarif secara bertahap,” katanya.

Menurut dia, pelanggan rumah tangga mampu 900 VA tersebut akan dikenakan kenaikan tarif dari sebelumnya bersubsidi menjadi keekonomian atau nonsubsidi secara bertahap. Kenaikan tarif dilakukan setiap dua bulan sekali yakni 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017.

“Kenaikannya sekitar 30 persen di tiap tahap,” kata Jarman, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Dengan skenario tersebut, lanjutnya, maka secara bertahap tarif pelanggan rumah tangga mampu 900 VA akan mengalami kenaikan dari Rp605 menjadi Rp791 per 1 Januari 2017, Rp1.034 mulai 1 Maret 2017, dan Rp1.352/kWh per 1 Mei 2017. Lalu, mulai 1 Juli 2017, pelanggan rumah tangga mampu 900 VA itu akan dikenakan penyesuaian tarif otomatis setiap bulan seperti 12 golongan tarif nonsubsidi lainnya.

Info Terkait :   PLN Verifikasi Data Penerima Subsidi Listrik

Jika mengikuti tarif listrik 12 golongan tarif nonsubsidi per 1 Januari 2017, maka tarifnya sebesar Rp1.467,28/kWh. Dengan demikian, menurut dia, per 1 Juli 2017 akan terdapat 13 golongan nonsubsidi yang mengalami penyesuaian tarif setiap bulan.

“Mulai 1 Juli 2017, tarif listrik 900 VA akan sama dengan 1.300 VA, ikut dalam mekanisme tariff adjustment, naik turun mengikuti fluktuasi harga minyak atau Indonesian Crude Price (ICP) dan kurs dolar Amerika Serikat (AS),” ujar Jarman.

Pelanggan rumah tangga mampu yang sebelumnya tergabung dalam golongan rumah tangga 900 VA itu, juga menjadi golongan baru, sehingga total golongan PLN bertambah satu dari sebelumnya 37 menjadi 38.

Kenaikan Tarif 900 VA Berlanjut

Tarif tenaga listrik untuk 18,7 juta pelanggan daya 900 VA yang tergolong rumah tangga mampu (RTM) kembali naik 30% mulai hari ini. “Dicabut lagi subsidinya sebagian (Maret) tahap kedua, naiknya 30%,” kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman. Penyesuaian tarif bertahap sejak Januari itu sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No 28/2016.

Dengan penaikan itu, tarif listrik 900 VA RTM untuk Maret-April 2017 menjadi Rp1.034/kWh dari Rp791/kWh.

Sejauh ini, lanjut Jarman, beberapa pelanggan 900 VA yang mengalami pencabutan subsidi sudah menjalani prosesnya. Mereka mengklaim sebagai kelompok pelanggan tidak mampu sehingga berhak atas subsidi. Sementara itu, 4,1 juta pelanggan 900 VA yang memang rumah tangga tidak mampu tidak mengalami perubahan tarif apa pun.

Info Terkait :   Waspada Inflasi Kenaikan Tarif Listrik

Pulsa Listrik 100 ribu berapa kWh untuk 900 VA?

PeriodeKondisiTarifkWh yang didapat
Sebelum 2017Subsidi605160.5
Januari-Februari 2017Naik 30% Tahap 1791122.7
Maret-April 2017Naik 30% Tahap 2103493.9
Mei-Juni 2017Naik 30% Tahap 3135271.8
Juli 2017 dstTanpa Subsisi (fluktuatif)146766.2

Sebagai gambaran, untuk pembelian listrik voucher sebesar Rp 100 ribu, pelanggan 900VA mendapatkan kWh sesuai estimasi di atas. Angka kWh adalah estimasi dikarenakan perubahan kebijakan admin bank dan pajak PPJ yang berbeda tiap daerah.

Sumber : berbagai media

38 thoughts on “Subsidi Listrik 900 VA Dicabut, Naik Bertahap Hingga Juli 2017

  1. Redi nurcahyono says:

    Kami PNS Golongan 2a sangat terbebani dg kenaikan tarif dasar listrik.
    Apalagi dg kanaikan yg tiap 2 bln sekali naik 30% sangat berat buat kami.

  2. Redi nurcahyono says:

    Tarif dasar listrik 900 VA dicabut kami PNS Gol 2 dan 1 yg ada di dareah tambah susah, apalagi yg PNS Struktural tak ada tambahan apapun…

  3. Ferry Stanlay says:

    sy berstatus PNS gol. III, tp ttp jg merasa sangat terbeban dgn kenaikan tarif dasar listrik. sbgai bahan analisa, sepanjang tahun 2016 (kecuali bulan nov-des), tagihan listrik sy antara 120rban-150rban/bulan. nov-des jadi 300rban/bln. jan-feb 2017 jadi 400rban/bln. maret-april jadi 500rban/bln. hitungan itu blm sampai pada titik akhir dr fenomena “penyiksaan” tagihan PLN, krn akan berubah mjd nonsubsidi per bulan juli.
    kalau kita banding2kan tagihan PLN sy dgn angsuran konsumtif masyarakat pd umumnya, berarti pengeluaran bulanan sy sama saja mengangsur 1 unit motor (DP rendah) seumur hidup sy “hanya” utk bayar listrik. semoga pengorbananku itu tdk sia2, bangsa kita bisa maju dan sukses kelak. Amin.

  4. Ayi Darajat says:

    Home industri mikro yang omzetnya aja ga nyampe 15 juta/ bulan ko tarif listriknya di samain sama orang golongan menengah atas ya… Jadi pening pala ane.
    Gimana ya solusinya..?????????????
    bayar listrik tadinya 100 ribu/bulan, sekarang jadi 250 ribu/ bulan

  5. Kelik says:

    Saya PNS Gol III/d eselon IV masa kerja 25 tahun. Gaji plus tunjangan jabatan saya 4,9jt.
    Anak I kuliah di fak teknik UGM dengan pengeluaran:
    Disetor ke UGM rata2 500rb/bln
    Uang saku 700rb
    Buku dan fotocopy rata2 870rb
    Praktek rata2 450rb.
    Total : 2,520.000/bulan

    Anak II kuliah di swasta terkenal di jogja dengan pengeluaran :
    SPP dirata-rata 1,8jt/bln
    Uang saku 700rb.
    Buku/literatur/penggandaan 160rb
    Kegiatan kampus peningkatan intelektual 100/bln
    Total 2.760.000,-
    Total biaya pendidikan Rp. 5.080.000,- plus hutang bank untuk 2 motor anak2 880rb/bln Harus ada 5.960.000 (cari tambahan 1.960.000)
    Makan, listrik, pendidikan, sumbangan sana-sini harus ditutup dengan jualan angkringan malam hari dan honor tim/perjalanan dinas dengan pemasukan bersih dan halal rata2 90rb.
    Tidak ada tabungan sama sekali.
    Apakah saya harus korupsi agar bisa menutup kekurangan pengeluaran?
    Hebatnya negriku… hebatnya Indonesiaku.
    Tapi… jangan khawatir. Saya akan bayar listrik dengan mengubah pola makan dari 3x sehari menjadi 2x sehari.
    JAYALAH INDONESIAKU!!!!

  6. Rangga says:

    Udah mah yg tinggal di rmh ga ada yg kerja alias pengangguran smua, za nyari krja susah, malah sekarang di bebani hrus byar listrik yg tadi.a 200/bln jadi 560/bln…
    pada kemana subsidi nyasar.a..
    indonesia…indonesia…indonesia…indonesia…
    TRIMAKASIH BANYAK

  7. anton cuute says:

    Terima kasih kepada bapak presiden kita yg didukung dan dicintai pemilihnya, mungkin baru dijaman ini listrik naik sampai 3x lipat karena rakyat yg memilih dia yg dibilang wong cilik sudah pada kaya mungkin, yah namanya juga politik terima aja apalagi mau kampanye lagi ntar juga turun lagi harganya itu sudah biasa itu disebut juga? pendukungnya udah tau…
    Pemakai daya 900va itu yg tidak mampu ada yg 1 rumah bisa 2 keluaraga atau lebih tp dianggap sudah pada kaya mungkin menurut lembaga survey pendukung, klo mampu pasti naik jadi 1300va pakai ac dll…

    Kalian tidak usah mengemis minta dikasihani, percuma…
    Mending pake lilin kaya pendukungnya ahok lebih hemat…

    Hidup Indonesia semoga semakin Sabar rakyatnya dan mendapatkan pemimpin yg lebih mengerti rakyatnya…

  8. nanang rustiawan says:

    Pak untuk bapak saya yg status kerja kuli gajih knek rata rata 60 ribu/ hari
    Punya motor 1 itupun di kasih kakak dari ibu saya apa kelyarga atau rumah saya listrik nya akan di naikan atau tidk

  9. Rjt says:

    saya pensiunan perusahaan swasta dengan situasi sekarang ini tinggal narimo wae lah apa yang dibuat oleh pemerintah kita yang sedang hebat-hebatnya membangun yang penting anak cucu kedepan akan lebih makmur merdeka Indonesia Jaya.

  10. Didi says:

    Rumah mampu + buka toko : di subsidi
    Rumah mampu x buka toko karna sibuk kerja : tidak disubsidi.
    Lucu ya…konsep negara maju diterapin di negara berkembang…. nanti saya buka toko beras, tetangga buka toko alt tulis kantor, ttngga satunya jualan pulsa. Trus ada mini market kembar dibuka. Trus tutup. Trus subsidinya dicabut. Memang semua petinggi2 negara kita kong kalikong maling singkong siang bolong.

  11. tias says:

    Luar biasa naik listrik nya!
    Biasa bayar 150rb skrg jadi 350 rb
    Saya cuma ibu rumah tangga dan suami kerja freelance penghasilan gak menentu.
    Semoga ada kebijakan baru dari pemerintah

  12. Melfin Hendri says:

    Mohon untuk semua pejabat di PT PLN melakukan survey segera dengan teliti dengan di bantu perangkat desa ( RT, RW dan Lurah ). Mereka wajib di perhatikan dan di penuhi kebutuhan dasarnya. jadilah pelopor Perusahaan Negara yang memenuhi sila ke 5 PANCASILA. Terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak Ibu Pejabat PT PLN.

  13. La Ode Fridi says:

    Berharap Pemerintah dapat memahami perasaan & beban rakyat miskin yang tidak mampu bayar tagihan listrik tiap bulan. Perlu solusi yang tepat & cepat untuk mengatasinya. Salah satunya adalah perlu bantuan listrik tenaga surya untuk setiap Rumah Tangga yang benar-benar tidak mampu (fakir).

  14. uki says:

    Harusnya menaikan tarif listrik atas persetujuan DPR, sama seperti halnya kenaikan BBM, karena ini untuk hajat hidup masyarakat. Saat ini untuk masalah BBM dikuasai Negara yang intinya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dimana masyarakat mendapat kesejahteraan dari semua itu? DPR dan YLKI koq diam saja yaa.

  15. Ginanjar says:

    Selamat Malam PLN 🙂
    Saya mau curhat, keluarga saya kalangan orang Kurang mampu saya pedagang Tahu, penghasilan saya Alhdulillah 40 ribu rata2, nah yang saya tanyakan: dulu waktu saya bisa berdagang, Listrik dirumah saya berdaya 450 W, karena saya bisa menabung sedikit2 saya mencoba ingin dinaikan Daya dari 450 VA ke Daya 900 VA, karena sering Padam, nah saat saya minta naik daya 900VA ke Perantara di desa kami, katanya 900VA Gak ada,,, yg ada hanya 1300VA, karena terpaksa tidak ada yg 900VA akhirnya saya pake yg 1300VA agak sedikit kecewa… karena tarif 1300VA mahal.. padahal kami keluarga Biasa, rumahpun jelek, lantaipun masih tanah. tolong bantuanya pak, karena yg 1300VA tokenya cepat habis.. Terima kasih.

  16. tolib says:

    Saya hanya seorang buruh pabrik memiliki anggota keluarga istri dan 2 anak, penghasilan hnya dari gaji saya istri saya mengasuh anak saya usia 5 tahun dan 7 bulan,tidak bisa membantu mencari tambahan penghasilan
    Dengan cuma mengandalkan penghasilan buruh pabrik saya merasa sangat keberatan dengan kenaikan TDL saat ini sedangkan untuk migrasi ke tarif bisnis saya tidak memiliki usaha
    Bagaimana y pak solusinya agar saya bisa mendapat keringana biaya listrik saya?

  17. toni says:

    Ini yg malah kurang aj*r dikampung saya listrik nya kadang2 padam lamaaaaaa eh malah taripnya kadang naik atau hampir sama spt bulan2 sebelumnya, yg parah saya coba2 tes nunggak wah surat pencabutan lebih kencang dr pada pelayanan…..
    Negara2 ..?. cobalah yg koruptor itu dananya dipake untuk subsidi rakyat kecil, dasarrr negara ini sdh tdk sek3ncang jaman jadi macan asia

  18. Rudi says:

    Boleh tanya admin yg terhormat ”
    saya pingin tau input data nya darimana? dari R-1/900 VA subsidi tiba2 pindah ke R-1/900 VA-RTM.apakah petugas PLN datang langsung kelapangan sehingga begituh mudah nya rakyat miskin yg harus dapat subsidi jadi tidak dapat malah di cekik
    10 tahun silam di daerah kami sulit sekali untuk pasang KWH dengan daya 450VA, Yg ada 900VA , MASARAKAT MISKIN mau tidak mau pasng yg 900VA , dan sekarang tanpa survey lokasi PLN dengan sepihak mencabut subsid nya, pertanyaan apakah bsa TDL 900VA NON SUBSIDI menjadi SUBSIDI Kembali , kasian masyarakat miskin yang cuman kuli buruh harian harus bayar mahal & saya lihat yang mampu tapi TDL nya masih di subsdi , mohon koreksi kembali, dan layanan di aderah kami sangat buruk sekali arus nya serin drop lebih parah sering mati aliran listrik nya ” trimaksih , admin sebelom nya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *