Saratoga Dukung Lahirnya SMK Teknik Ketenagalistrikan

saratoga

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (Saratoga) membuka diri untuk bekerja sama dengan mitra dan investor yang berminat mendukung Yayasan Ora et Labora dalam melaksanakan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Teknik Ketenagalistrikan swasta pertama di Indonesia.

Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (Saratoga) Jerry Ngo menyatakan pihaknya mengajak seluruh stakeholder khususnya pelaku industri untuk ikut andil dalam meningkatkan tenaga kerja terampil di sektor pembangkit tenaga listrik. Hal itu dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan program listrik 35.000 Megawatt.

“Kemitraan dengan perusahaan lain di sektor pembangkit tenaga listrik akan lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku industri,” ucap Jerry di Jakarta, kemarin.

Menurut Jerry, program ini sejalan dengan pilar tanggung jawab sosial Saratoga yang salah satunya berfokus pada pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (Human Capital Development).

“Saratoga berperan aktif dalam menciptakan kurikulum dan pemantauan proses pembelajaran di SMK Teknik Ketenagalistrikan Ora et Labora untuk memastikan program yang dijalankan dan lulusan-lulusannya sesuai dengan kebutuhan sektor pembangkit tenaga listrik”, ujar Jerry.

Jerry menambahkan, melalui standar dan kualitas tenaga pengajar dan kurikulum yang dijalankan, diharapkan SMK ini akan menjadi salah satu sekolah yang diperhitungkan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Sekaligus dapat memenuhi permintaan industri yang semakin meningkat akan operator terlatih dan berkualitas, termasuk dari perusahaan investasi Saratoga yang membutuhkan tenaga kerja terampil ini, seperti Adaro Power (salah satu anak perusahaan di Adaro Energy), Medco Power Indonesia, Paiton Energy, Tenaga Listrik Gorontalo dan lain sebagainya.

Ketua Yayasan Ora et Labora Sandi Rahaju menjelaskan pendirian SMK Program Teknik Ketenagalistrikan Ora et Labora ini merupakan langkah penting untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di sektor ketenagalistrikan khususnya keahlian pembangkit tenaga listrik (power plant). Apalagi dengan kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memahami dan menguasai sektor kelistrikan menjadi sangat penting.

Menanggapi pembangunan SMK Ketenagalistrikan swasta pertama di Indonesia ini, Ketua Umum Asosiasi Pembangkit Tenaga Listrik Swasta Indonesia Ali Herman Ibrahim mendukung langkah tersebut. Pihaknyamengakui keberadaan pendidikan teknik ketenagalistrikan khususnya pembangkit listrik untuk menjaga keandalan dan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) sehingga sektor pembangkit listrik dapat beroperasi dengan baik dan berkualitas.

Sumber : Investor Daily 3 Maret 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *