Rekind Dukung Pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi

energi panas bumi geothermal

PT Rekayasa Industri (Rekind) bertekad untuk mendukung peningkatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), melalui pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Hal ini dibuktikan dengan diselesaikannya pembangunan PLTP Kamojang unit 5 (1 x 35 MW) milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan waktu penyelesaian lebih cepat satu bulan dari jadwal yang seharusnya. Berbagai inovasi dalam pengerjaan proyek PLTP senantiasa dilakukan Rekind seperti menggunakan metoda jacking pile sehingga mempercepat pekerjaan konstruksi menjadi hanya 2 minggu saja dibandingkan jika menggunakan metoda bore pile yang memerlukan waktu hingga 3 bulan.

Selain itu, Rekind juga melakukan perubahan metode test pada jalur Fluid Collection and Reinjection System (FCRS) dari metode hydrotest menjadi Internal Service Test (IST) dengan menggunakan steam/uap panas bumi. Metode ini memberikan dampak percepatan pekerjaan, jika menggunakan hydrotest memerlukan waktu kurang lebih 1 bulan, maka metode IST hanya memakan waktu 1 hari saja.

“Seiring dengan meningkatnya pangsa pembangkit berbahan bakar energi baru dan terbarukan panas bumi yang mencapai 8.750MW dalam program ketenagalistrikan nasional 35.000 megawatt (MW), Rekind akan turut andil memaksimalkan potensi tersebut melalui serangkaian pembangunan proyek PLTP di seluruh Indonesia. Rekind juga turut menjaga kelestarian lingkungan karena energi panas bumi merupakan sumber dayayang ramah lingkungan,” papar Direktur Utama Rekind, Firdaus Syahril di Jakarta, Rabu (3/1).

Info Terkait :   Pemerintah Tawarkan 21 Blok Panas Bumi

Energi baru dan terbarukan diharapkan dapat menjadi penopang utama penyediaan energi nasional di masa depan. Panas bumi merupakan salah satu EBT yang memiliki potensi yang besar di Indonesia, sekitar 40% potensi panas bumi dunia berada di Indonesia. Pada akhir periode 2035, panas bumi untuk pembangkitan listrik akan menjadi EBT utama bagi Indonesia. Sebagai langkah nyata Rekind dalam memaksimalkan potensi panas bumi di Indonesia, selama lebih dari 34 tahun berdirinya Rekind telah berhasil membangun 14 PLTP dengan kapasitas terpasang sebesar 832 MW, mencapai lebih dari 50% kapasitas terpasang seluruh pembangkit panas bumi di Indonesia.

Dengan pengalaman panjang dalam pembangunan industri di Indonesia, serta didukung oleh putra-putri bangsa terbaiknya, Rekind akan terus mendorong pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan dengan penguasaan teknologi dan inovasi serta sinergi dengan seluruh stakeholders.

Sumber : Investor Daily 4 Februari 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *