PT Timah Tbk Ekspansi Pembangkit Listrik Rp 3 T

PT Timah Tbk (TINS) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2x 150 megawatt (MW) senilai Rp 3 triliun di Sumatera Selatan. Perseroan menggandeng BUMN lain, yaitu PT Adhi Karya Tbk (ADHI), untuk menggarap proyek tersebut.

Direktur Utama Timah Sukrisno menjelaskan, perseroan berencana menjadi pemegang mayoritas saham dalam pengembangan PLTU tersebut. Timah bakal menggenggam 51% saham, sedangkan 49% saham dimiliki oleh Adhi Karya.

“Jika sudah disetujui pemerintah, kami langsung membangun tahun ini,” kata Sukrisno, usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, Kamis (26/3).

Sukrisno menegaskan, pembangunan PLTU diperkirakan rampung dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

Sesuai rencana, perseroan akan membangun PLTU di mulut tambang batubara milik Timah di Sumatera Selatan. Perseroan memiliki sumber daya batubara sebanyak 60 juta ton di lokasi tambang tersebut.

Menurut dia, salah satu persyaratan membangun PLTU mulut tambang adalah memiliki sumber daya batubara untuk 20 hingga 30 tahun mendatang. Perseroan berharap dapat memiliki izin pembangunan PLTU tanpa melalui proses tender.

Tahun ini, Timah berencana menyiapkan dana sebesar Rp 1,2 triliun untuk belanja modal (capital expenditure/capex), meningkat dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 800 miliar. Perseroan akan menggunakan sebagian besar capex untuk memproduksi timah.

Selain untuk memproduksi timah, capex perseroan juga dialokasikan untuk membiayai ekspansi dan diversifikasi usaha. Beberapa bidang yang menjadi fokus diversifikasi usaha perseroan adalah properti, galangan kapal, dan produksi bahan kimia.

Info Terkait :   PLTU Batang Mulai Dibangun

Perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp 150 miliar imtuk modal awal pembentukan anak usaha properti. Perusahaan hasil usaha patungan (joint venture/JV) dengan Adhi Karya dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tersebut akan didirikan pada semester I tahun ini. “Jadi, semester II perseroan akan mulai membangun proyek properti di Bekasi,” ujar Sukrisno.

Tahap pertama, Timah akan mengembangkan lahan seluas 25 hektare (ha) dari total lahan perseroan di Bekasi seluas 176 ha. Perseroan akan membangun hingga 1.500 unit rumah. Pembangunan perumahan tersebut merupakan zona pertama dari total lima zona.

Selain properti, perseroan juga mengalokasikan dana sebesar Rp 70 miliar untuk membangun dua galangan kapal. Salah satu galangan kapal akan dibangun di Batam, Kepulauan Riau.

Sukrisno menambahkan, mulai tahun ini, perseroan akan meningkatkan pendapatan dari sektor non-pertambangan timah. Tahun lalu, kontribusi sektor non-timah terhadap pendapatan perseroan sebesar 5%. Tahun ini, perseroan berharap bakal meningkat menjadi 25%.

Menurut dia, perseroan akan mulai menyeimbangkan pendapatan dari bisnis timah secara bertahap. Sukrisno optimistis, melalui diversifikasi usaha, bisnis perseroan menjadi tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga komoditas timah.

“Bukan tidak mungkin 20 tahun lagi kontribusi pendapatan dari timah sebesar 25%, sisanya dari non-timah,” ucap Sukrisno.

Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 9,9 triliun, meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 7,3 triliun. Sedangkan laba bersih perseroan ditargetkan mampu mencapai Rp 1 triliun.

Info Terkait :   WIKA Dekati China Nuclear Engineering Untuk PLTU Jawa 5

Dividen Rp 25,7/saham

Sementara itu, pemegang saham Timah menyepakati pembagian dividen sebesar Rp 191,3 miliar atau setara Rp 25,7 per saham tahun ini. Rasio pembagian dividen tersebut sebesar 30% dari total laba bersih tahun lalu yang mencapai Rp 637,9 miliar.

Sukrisno mengungkapkan, pembagian dividen akan dilakukan pada 29 April tahun ini. “Tanggal pembagian sesuai dengan peraturan,” ucap dia.

Sukrisno melanjutkan, dengan rasio pembagian dividen tersebut, maka Pemerintah Republik Indonesia sebagai pemegang saham perseroan akan mendapatkan dana sebesar Rp 124,4 miliar, sedangkan publik sebesar Rp 66,9 miliar. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp 446,6 miliar akan digunakan sebagai cadangan umum.

Sumber : Investor Daily

Sakana Food Depok www.sakana.id
Updated on     Info Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *