PLTG Gorontalo Selesai Februari 2016

pembangunan-PLTG-Gorontalo

Masalah pemadaman bergilir yang terjadi di Provinsi Gorontalo akan teratasi dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gorontalo berkapasitas 100 megawatt (MW). Pembangunan pembangkit ini diharapkan rampung pada Februari 2016.

“Kami sangat bersyukur akhirnya PLTG yang merupakan bagian dari proyek kelistrikan 35 ribu MW ini dapat dimulai pelaksanaannya,” kata Direktur Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero) Amin Subekti saat memberi sambutan dalam acara Ground Breaking PLTG Gorontalo di Kabupaten Pohuwato, Kamis (10/10).

Dia mengungkapkan, bahwa kondisi kelistrikan Gorontalo memang memprihatinkan. Tercatat, daya mampu sistem Sulawesi Utara-Gorontalo (Sulutgo) saat ini sebesar 320 MW, sedangkan beban puncak 325 MW. Sehingga, saat ini terjadi defisit dan pemadaman menjadi bagian dari kehidupan yang tidak dapat dihindari.

“Dengan masuknya PLTG ini juga akan memberikan keleluasaan PLN untuk memenuhi sambungan calon pelanggan, yang saat ini daftar tunggunya mencapai 70 MW,” ujar Amin. Konstruksi PLTG Gorontalo ini disebutnya akan mencapai 50% pada Desember 2015 dan selesai seluruhnya pada Februari 2016.

PLTG Gorontalo nantinya akan menambah kapasitas terpasang pembangkit di Sistem Sulutgo, Selain itu, masuknya pembangkit ini juga diharapkan akan meningkatkan rasio elektrifikasi yang saat ini sebesar 74,02% menjadi 84,43% pada akhir 2016.

Kontrak pembangunan PLTG Gorontalo sebesar US$ 97,35 juta dan Rp 498,95 miliar ditandatangani 30 Juni 2015 dan efektif 6 bulan sejak Agustus 2015. PLTG ini terdiri dari empat unit yang kapasitasnya masing-masing 25 MW.

Info Terkait :   PLN Targetkan Lelang LNG pada Agustus 2015

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyatakan bahwa persoalan listrik adalah persoalan nasional. Karenanya, dia menyambut baik hadimya pembangkit listrik ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dipimpinnya.

“Kekurangan listrik memang sangat mengganggu perekonomian Gorontalo. Rakyat tidak mengerti bahwa pembangkit yang ada saat ini sudah tua. Mudah-mudahan dengan adanya PLTG ini kebutuhan listrik bisa terpenuhi,” kata Gubernur.

Gubernur juga memastikan dukungan penuh pemerintah daerah dalam pembangungan pembangkit listrik, terutama dalam hal perizinan. Dia mengungkapkan bahwa pengurusan izin listrik tercepat di Gorontalo, yakni 15 hari.

Sumber : Investor Daily 14 September 2015

Sakana Food Depok www.sakana.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *