PLN Sewa Kapal Listrik untuk 5 Daerah

kapal-pembangkit-turki

PT PLN Persero akan mengoperasikan lima kapal pembangkit listrik (marine vessel power plant) pada tahun ini untuk menutupi defisit listrik di sejumlah wilayah.

Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Amir Rosidin berharap kapal-kapal pembangkit tersebut dapat meningkatkan rasio elektrifi kasi di daerah-daerah terpinggir dalam jangka pendek.

“Tapi kapal pembangkit ini sifatnya hanya sebagai solusi sementara,” ujar dia dalam sebuah diskusi bertema Ketahanan energi di Jakarta, kemarin.

PLN menargetkan pembangkit listrik terapung tersebut dapat beroperasi dan mengatasi krisis listrik di lima lokasi, yaitu Gorontalo, Belawan, Kupang, Ambon, dan Nusa Tenggara Barat.

Amir memaparkan setiap harinya terjadi defisit listrik hingga mencapai 50 megawatt di Gorontalo.

“Sehingga setiap hari di sana banyak pemadaman,” ujar dia.

Oleh karena itu, PLN mengoperasikan kapal pembangkit sewaan dari Turki yang mampu menyalurkan kapasitas listrik hingga mencapai 120 MW. Pembangkit terapung pertama sudah mulai beroperasi di Gorontalo per 16 Januari.

“Berikutnya kami akan mengoperasikan kapal kedua di Belawan dengan kapasitas 240 MW. Kemudian di Kupang, Ambon, dan NTB berkapasitas 60 MW,” kata dia.

Amir pun menjelaskan biaya pokok produksi listrik melalui pembangkit terapung lebih murah ketimbang menyewa genset. Bahkan, dia mengklaim solusi itu dapat menghemat Rp1,5 triliun per tahun.

“Dari segi, biaya ini sangat murah, hanya Rp1.800 per KWh. Kalau sewa genset, rata-rata seharga Rp2.300-Rp2.400 per KWh,” ujar dia.

Info Terkait :   Kapal Pembangkit Listrik Solusi Atasi Krisis Listrik

Gubernur Bangka Belitung Rustam Efendi, saat ditemui di Pangkalpinang, mengaku meminta penyediaan pembangkit listrik terapung kepada Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, sambung dia, provinsi penghasil timah itu masih mengalami defisit listrik.

Sumber : Media Indonesia 18 Januari 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *