PLN Pulihkan Pasokan Listrik Sumatera Barat

PLN-Sumatera-Barat

PT Perusahaan listrik Negara (Persero) mulai memulihkan pasokan listrik di Sumatera Barat pasca banjir pada awal pekan ini. Meski demikian, pasokan setrum di sebagian besar wilayah di Sumatera Barat masih dipadamkan.

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Agung Murdifi menuturkan, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman lantaran banjir merendam pemukiman warga. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga akan bahaya sengatan listrik.

Sejumlah daerah yang mengalami pemadaman ketika banjir terjadi diantaranya Muara Labuh, Sitiung, Kayu Aro, Sijunjung dan Lima Puluh Kota. Penormalan aliran listrik langsung dilakukan ketika banjir sudah mulai surut dengan tetap memperhatikan unsur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

“Upaya penormalan listrik sudah kami lakukan mengingat kondisi air sudah mulai surut,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/2).

Untuk Rayon Lima Puluh Kota, pasokan listrik secara bertahap sudah mulai masuk. Saat ini, sebanyak 8 trafo sudah kembali berfungsi yang diambil dari Kelok 9 hingga Koto Alam dengan melakukan manuver penyulang dari feeder Harau. Petugas PLN melakukan pemulihan hingga daerah Solok.

“Sehingga daerah Batu Guriang Sawahlunto, Singkarak, Sumani, Paninggahan, Bukit Apit, dan Sugiran sudah normal kembali pasokan listriknya,” ujar Agung.

Namun untuk Rayon Sijunjung, tambah dia, masih ada sekitar 500 pelanggan yang belum mendapat pasokan listrik. Pasalnya, lokasi tersebut belum bisa diakses lantaran kondisi air masih tinggi.

Info Terkait :   Tarif Dasar Listrik PLN Agustus 2017

Menurut Agung, pemadaman juga dilakukan di Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) akibat banjir. Daerah yang terkena pemadaman adalah Area Pekan Baru Rayon Bangkinang di mana pemadaman terjadi pada 104 trafo distribusi dan Area Rengat Rayon Taluk Kuanta dengan pemadaman 20 trafo distribusi.

“Kami segera melakukan penormalan ketika air sudah berangsur surut. Kami terus melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan badan SAR daerah untuk mengetahui lokasi-lokasi yang dinyatakan aman,” jelas dia.

Sumber : Investor Daily 11 Februari 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *