PLN Mulai Mendata Pelanggan 900VA Layak Subsidi

listrik-rumah-tangga

PLN (persero) mulai mendata secara bertahap 4 juta pelanggan rumah tangga miskin dan rentan miskin pengguna listrik berdaya 900 volt ampere (VA) mulai kemarin. Upaya itu untuk mencocokkan data pelanggan dengan data rumah tangga pada basis data terpadu (BDT).

“Sampai pertengahan Maret 2016, tugas kami mendata pelanggan yang benar-benar kurang mampu berdasarkan BDT dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), yang berisi data 40% rumah tangga dengan kesejahteraan sosial ekonomi terendah di Indonesia,” kata Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.

Data dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan yang diberikan pada pertengahan Desember 2015 itu belum memiliki nomor identitas pelanggan sehingga perlu pencocokkan data, khususnya untuk pemakai daya 900 VA.

“Hal ini agar subsidi listrik tepat sasaran, untuk rumah tangga miskin dan rentan. Kita temukan identitas pelanggan untuk rumah tangga sasaran (RTS) itu. Pendataan ini dilakukan untuk memastikan rumah tangga penerima subsidi ialah yang benar-benar berhak,” jelas Beni.

Untuk itu, unit-unit PLN di daerah berkordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan hingga tingkat kelurahan dan desa. “Pendataan hanya akan dilakukan pegawai PLN dengan surat tugas dari PLN Pusat”.

Pemilahan data tahap awal dilakukan berbasis situs intranet berisi data elektronis rumah tangga kurang mampu berdasarkan pemutakhiran BDT milik TNP2K. “Selanjutnya, PLN akan mendata langsung ke rumah pelanggan untuk mengetahui identitas pelanggan,” tuturnya.

Info Terkait :   PLN Listriki Pulau Terdepan Indonesia

Sinkronisasi data itu terkait upaya penertiban subsidi listrik yang tepat sasaran, yaitu hanya bagi rumah tangga miskin dan rentan. Dari alokasi subsidi listrik Rp38 triliun di APBN 2016, pemerintah berencana mengurangi jumlah pelanggan listrik golongan 450 VA900 VA sebanyak 22,3 juta rumah tangga dari total pelanggan 45 juta rumah tangga per 1 Januari 2016. PLN ditugasi memastikan validitas data pelanggan R1/450 VA dan R1/900 VA itu ialah benar rumah tangga yang berhak disubsidi sesuai data BDT.

Sumber : Media Indonesia 19 Januari 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *