PLN Janji tidak Ada Pemadaman Saat UN

listrik-padam

Meski telah meminta PLN untuk tidak memadamkan listrik, Disdik Padang tetap menyiapkan genset untuk mengantisipasi pemadaman. PLN Sukabumi tetap mengimbau sekolah yang mengadakan UN agar menyediakan genset. Jika sekolah tidak memiliki genset, PLN bersedia meminjamkan.

Pemadaman listrik oleh PLN, menjadi hal yang dikhawatirkan terjadi saat ujian nasional (UN) berlangsung hari ini. Hari ini, UN dan UN berbasis komputer (UNBK) dimulai. UN akan berlangsung hingga 6 April, sedangkan UNBK hingga 12 April.

PLN Sukabumi, Jawa Barat, menjamin tidak ada pemadaman.

“Insya Allah kami jamin tidak akan ada pemadaman listrik yang disebabkan pemeliharaan selama ujian nasional. Pemadaman itu disebabkan dua hal, salah satunya bisa dari gangguan saat pemeliharaan,” kata Asisten Manajer Jaringan PT PLN APJ Sukabumi, Suwanda Suwardikarna, kemarin. Namun, Suwanda mengimbau pihak sekolah yang melaksanakan UNBK untuk menyiapkan genset. Alasannya, bisa saja aliran listrik padam karena sebab lain, misalnya bencana.

“Untuk menjamin kesempurnaan pelaksanaan ujian nasional agar listrik tidak padam, kita kerja sama dengan pihak sekolah untuk menyiapkan genset. Minimal, ketika menyalakan komputer, listrik tidak padam. Kalau di sekolah tidak ada genset, kami akan meminjamkan ke sekolah,” terangnya Di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, para guru meminta jaminan tidak terjadi pemadaman listrik selama ujian. Hal yang sama juga dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Padang, Sumatra Barat.

Info Terkait :   Pemerintah Pusat Diminta Segera Atasi Pemadaman di Nias

Disdik Padang bahkan langsung menyurati PLN setempat untuk untuk tidak memadamkan listrik ketika UNBK berlangsung.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Padang Fauzil Mahfuz, kemarin, mengatakan hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kegagalan UN berbasis komputer.

UNBK di Padang hanya diselenggarakan di satu sekolah, yakni SMKN 2 Padang.

“Secara persiapan, sekolah tersebut memiliki genset, tapi dirasa belum memadai,” ujarnya.

Oleh karena itu, Fauzil berharap PLN dapat segera memberikan informasi dan menjamin tidak ada pemadaman listrik pada UN mendatang, khususnya di daerah tempat UNBK.

“UNBK ini pertama dan harus disukseskan,” tegas Fauzil.

Jika listrik tetap mati, pihaknya telah memiliki alternatif, yakni menggagalkan ujian berbasis komputer dan mengembalikan pada ujian tulis.

PLN Balikpapan, Kalimantan Timur, juga menjamin listrik tidak padam saat UN. Untuk UN hari ini, PLN malah mengoptimalkan pembangkit mereka.

Dengan begitu, tidak ada pemadaman selama UN berlangsung. “Tadinya setelah uji coba load rejection test (LRT) PLTU akan keluar sistem. Namun, kami meminta untuk diundur terlebih dahulu untuk keluar sistem dalam rangka menghadapi ujian nasional,” kata Humas PLN Kanwil Kaltimra, Devi Prima. Siapkan genset Sementara itu, SMK Negeri 1 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan genset untuk mengantisipasi terjadi pemadaman listrik tiba-tiba saat UN berlangsung.

“Jika terjadi pemadaman listrik, kami langsung menyalakan genset sehingga ujian tetap dilanjutkan,” kata Ketua Panitia UN SMK Negeri 1 Kupang I Nengah Aditanaya kepada wartawan, kemarin.

Info Terkait :   Listrik Diminta tidak Diputus saat UN

SMK Negeri 1 merupakan satu dari 28 sekolah penyelenggara UNBK di NTT. Menurutnya, pihak PLN telah menjamin tidak terjadi pemadaman listrik selama penyelenggaraan UN.Namun, sekolah tetap menyiapkan genset guna mengantisipasi pemadaman yang terjadi di luar jadwal.

Sumber : Media Indonesia 4 April 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *