Pertagas dan Medco Incar Proyek 35 Ribu MW

pertagas-pertamina-gas

Dua perusahaan migas hulu dan hilir nasional, PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT Medco Energi Internasional, mengincar proyek-proyek pembangkit listrik dalam Program 35 Ribu Megawatt (MW). Keduanya kini tengah mengikuti lelang.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) Medco Energi Lukman Mahfoedz mengatakan, pihaknya bercita-cita tidak hanya sekedar menjadi perusahaan migas swasta nasional. Medco ingin memperbanyak perannya dalam pembangunan pembangkit listrik di Nusantara. “Kami inginnya juga jadi perusahaan IPP (independent power producer) nasional,” kata dia di Jakarta, Senin (12/10). Medco, sebut dia, tengah mengikuti lelang beberapa proyek pembangkit 35 Ribu MW yang diadakan oleh PT PLN (Persero). Medco Power Indonesia, anak usaha Medco, tengah mengikuti tender pembangkit di Riau dan PLTG Jawa 3. Sementara Medco Energi menjadi peserta lelang untuk PLTG Jawa I.

Langkah yang sama juga ditempuh Pertagas, anak usaha PT Pertamina (Persero). Presiden Direktur Pertagas Hendra Jawa menuturkan, pihaknya ingin terlibat dalam pembangunan pembangkit listrik mengingat posisi tawarnya yang kuat sebagai pemasok gas. Pertagas memiliki kompetensi dalam bisnis gas mulai dari pasokan, transportasi, dan regasifikasi.

“Kami ikut membangun pembangkit listrik bukan untuk bersaing dengan PLN, tetapi menjadi komplementer sehingga kebutuhan listrik bisa terpenuhi. Karena, PLN sendiri dananya terbatas untuk membangun pembangkit,” jelas dia.

Dalam menggarap proyek pembangkit listrik, lanjut dia, Pertagas akan menggandeng mitra yang berkompetensi dalam proyek kelistrikan. Hal ini lantaran Pertagas menyadari keterbatasannya dalam pembangunan pembangkit listrik. Pihaknya kini sedang menyeleksi calon mitra tersebut.

Info Terkait :   Pertamina Mulai Masuk Bisnis Pengembang PLTGU

“Sekarang baru lolos prakualifikasi. Nanti kalau sudah mau award (penetapan pemenang), baru diceritakan (siapa mitranya),” tutur Hendra.

Hendra menyebut, sebagian besar proyek pembangkit listrik yang diincar pihaknya ada di Jawa. Sementara proyek lain yang juga ingin digarap Pertagas yakni di Indonesia bagian tengah dan Kepulauan Riau. Tepatnya, proyek yang diincar itu yakni yakni PLTG Jawa 3 dengan kapasitas 1×800 MW, PLTG Jawa 1 yang berkapasitas 2×800 MW dan PLTG Riau.

Sebelumnya, Medco dan Pertamina akan memasok gas yang dibutuhkan oleh pembangkit sebesar 200 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd).

Bagi Pertagas, ini kali pertamanya perusahaan terlibat dalam proyek pembangkit listrik. Sementara Medco selama ini telah menggarap sejumlah proyek. Di Batam, Medco telah memasok sekitar 65% dari total kebutuhan setrum di wilayah itu. Sementara di Jawa-Bali, Medco telah 10 tahun mengoperasikan pembangkit gas 2×660 MW.

Medco melalui anak usahanya Medco Power Indonesia (MPI) juga tengah menggarap PLTP Sarulla 3×110 MW. Medco Power juga memiliki saham dalam pembangkit 195 MW di Sengkang, Sulawesi Selatan. Kemudian, Medco juga mengoperasi PLTG 2×3 MW di lapangan Singa, Lematang, Sumatera Selatan, serta PLTG masing-masing 2×6 MW di Prabumulih dan Palembang.

Tetap Pasok Gas

Meski masuk bisnis IPP, Pertagas juga akan tetap terlibat dalam pemenuhan kebutuhan gas nasional. Hendra menuturkan, pihaknya tengah mengikuti lelang pasokan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) untuk pemenuhan kebutuhan di Indonesia bagian tengah dan timur yang diadakan oleh PLN. Hendra menyebutkan, perseroan telah menyiapkan pasokan untuk kebutuhan gas dalam negeri.

Info Terkait :   Medco Gandeng Mitsui Incar PLTGU Jawa 1

Sumber : Investor Daily 13 Oktober 2015

Sakana Food Depok www.sakana.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *