Pembangkit Energi Terbarukan Terhambat Regulasi

renewable-energy-indonesia

Energi Terbarukan Banyak Diminati

Rida menambahkan, banyak perusahaan telah menyatakan minat untuk menggarap pembangkit listrik energi terbarukan. Tidak hanya kapasitas kecil, beberapa juga sanggup membuat pembangkit listrik energi terbarukan bekapasitas besar. Tidak hanya itu, calon investor juga menyatakan mampu merampungkan pembangkit tersebut dalam waktu dua tahun saja.

“Makanya saya tetap optimis, kalau di luar PLTP, pembangkit energi terbarukan ini cepat selesai. Cukup lah waktunya untuk mengejar target,” tutur dia.

SN Power asal Norwegia dan Aboitiz Power dari Filipina merupakan contoh perusahaan yang berminat mengembangkan energi terbarukan di Indonesia. Kedua perusahaan ini bersama PT Nusantara Infrastructure tengah menggarap PLTA Lariang 127 MW di Mamuju Utara, Sulawesi Barat

“Kalau proyek ini (PLTA Lariang) sukses, kami akan melanjutkan menggarap proyek lain di Indonesia,” kata Senior Vice President and Country Director SN Power Tor I Stokke.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Senior Director Business Development Aboitiz Power Jack Crane. Selain PLTA Lariang. pihaknya juga baru sama mulai menggarap PLTP Ijen 2×55 MW bersama PT Medco Power Indonesia. “Ke depannya, kami akan mencari proyek pembangkit lain yang bisa digarap,” ujarnya.

Indonesia memillki sumber daya energi angin, air, dan matahari yang cukup besar. Menurut data Kementerian ESDM, potensi sumber daya energi angin di Indonesia yakni 3-6 meter per detik, sementara sumber daya energi air menyentuh 75 ribu MW. Namun, pemanfaatannya masih cukup minim, yakni hanya 3,07 MW untuk angin dan 8.111,55 MW untuk air.

Info Terkait :   EBT, Penyelamat Ketahanan Energi Nasional

Sementara untuk kapasitas terpasang tenaga surya sekarang ini hanya 132 MW dibandingkan potensi yang mencapai lebih dari 50.000 MW. Angka tersebut hanya 0,003% dari komposisi baruan energi nasional dengan total kapasitas 44.124 MW.

Sumber : Investor Daily 6 Oktober 2015

Sakana Food Depok www.sakana.id

Baca Halaman:

One thought on “Pembangkit Energi Terbarukan Terhambat Regulasi

  1. Kiranya Kapan PLN akan secara resmi mejelaskan kepada masayarakat tentang Tariff Net Metering untuk PLTS skala kecil- Roof Top PV sperti yang di tetapkan oleh kemenrian ESDM?

    Masayarakat penasaran, mereka mau tau, mereka sudah siap menggunakan PLTS untuk atap rumah mereka?

    Kenapa dilambat lambatkan , melecehkan masayarakat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *