Maxpower Bangun PLTG 40 MW

Maxpower Group akan membangun dua pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di New Tarahan, Lampung 30 megawatt (MW) dan Tarakan, Kalimantan Timur 9 MW. Kedua pembangkit akan beroperasi pertengahan tahun ini.

CEO Maxpower Ahno Hendriks mengatakan, pembangunan kedua pembangkit tersebut termasuk dalam upaya Pemerintah Indonesia untuk menambah kapasitas PLTG sebesar 11 ribu MW pada 2019 Kedua PLTG yang dibangun bisa menambah pasokan listrik di Indonesia sekaligus mengurangi emisi dengan menggantikan PLTD yang saat ini masih beroperasi.

“Sementara bagi Maxpower proyek ini merupakan kesempatan besar untuk teknologi kami yang cepat dan terjangkau,” Kata dia dalam siaran resminya akhir pekan lalu.

Keunggulan Maxpower

Menurut dia, sebagai distributor terbesar GE Jenbacher di Asia, pihaknya memiliki akses tak tertandingi dalam penemuan mesin gas. Dikombinasikan dengan teknologi modular miliknya, membuat Maxpower bisa memangkas waktu konstruksi menjadi yang tercepat di industri mesin gas.

PLTG New Tarahan sebesar 30 MW yang menggunakan teknologi 11 mesin 620 GE Jenbacher ditargetkan selesai dalam 90 hari. Masa konstruksi ini merupakan yang tercepat untuk proyek skala 30 MW. Sementara PLTG Tarakan 9 MW dengan tiga mesin 620 GE Jenbacher akan diselesaikan dalam 70 hari.

PLTG New Tarahan akan bisa menutup kebutuhan listrik di Lampung yang tumbuh tinggi seiring dengan pertumbuhan industri. Sedangkan PLTG Tarakan akan menggantikan PLTD yang selama ini dipakai melistriki wilayah ini. PLTG Tarakan ini merupakan proyek kedua Maxpower dengan PLN di wilayah ini.

Info Terkait :   PLTG Gorontalo yang Pertama Beroperasi dari Program 35 Ribu MW

Dalam pengerjaan proyek ini, MAXpower dan PLN menggunakan skema produsen listrik swasta independent power producer/IPP). Sehingga listrik yang dihasilkan kedua pembangkit akan dijual ke PLN dengan perjanjian take or pay 80%.

Sumber : Bisnis Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *