Listrik Diminta tidak Diputus saat UN

listrik-padam

Jika listrik dipadamkan, persiapan siswa dan pelaksanaan UN terutama UNBK akan terganggu.

Jelang ujian nasional (UN) dan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA/ SMK/MA dan SMP/MS, Gubernur Bangka Belitung Rustam Efendi meminta PLN untuk tidak memadamkan listrik. Ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA akan berlangsung pada 4-6 April 2016. Sementara itu, UN tingkat SMP/ MS, 9-12 Mei 2016.

Permintaan yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Indramayu, Jawa Barat, Kasno Hadikusumo.

“Janganlah dimatikan listriknya kasihan siswa yang UN dengan komputer, kan terganggu,” ucap Rustam, kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung M Saleh juga berharap demikian.

Saleh berharap saat pelaksanaan UNBK di 50 sekolah yang tersebar di Provinsi Bangka Belitung, pihak PLN tidak melakukan pemadaman listrik sebab itu akan mengganggu proses UNBK.

“Kita harap PLN tidak mematikan aliran listrik sehingga UNBK dapat berjalan lancar,” pintanya.

Kepala Disdik Indramayu Kasno Hadikusumo sudah menyurati PLN, kemarin. “Kami sudah membuat surat permohonan ke PLN,” kata Kasno. Isi surat tersebut ialah memohon kepada PLN agar saat pelaksanan UN nanti tidak ada gangguan atau pemadaman sambungan listrik.

Di Kabupaten Indramayu, terdapat 23 sekolah yang siap melaksanakan UNBK. Sekolah itu terdiri dari tingkat SMA, SMK, MA, dan MS.

Untuk tingkat SMA, dari 49 SMA yang ikut UN, hanya ada tiga sekolah yang melaksanakan UNBK.

Info Terkait :   PLN Janji tidak Ada Pemadaman Saat UN

Sementara itu, untuk SMK, dari 100 SMK yang ikut UN, yang menyelenggarakan UNBK ada 18 sekolah. Lalu MA, yang siap melaksanakan UNBK hanya satu, yaitu MA Alzaytun.

Sementara itu SMP/MS yang siap menyelenggarakan UNBK hanya MS Negeri Lohbener.

Di Indramayu, terdapat 5.033 siswa SMA dan 10.610 siswa SMK yang akan mengikuti UN.

Sementara itu, di tingkat SMP, ada 19.947 siswa yang siap melaksanakan UN. April untuk UN kertas dan pensil jenjang SMA dan se derajat sudah 100% .

Demikian juga dengan naskah UN bagi siswa-siswi berkebutuhan khusus. “Untuk UNBK juga alhamdullilah sudah siap semua,” ungkapnya saat dihubungi, kemarin.

Pengiriman naskah UN ke daerah pedalaman yang sulit dijangkau, lanjutnya, sudah siap di ibukota kabupaten.

Namun, untuk wilayah Jabodetabek, pendistribusian soal-soal UN ke berbagai sekolah akan dilakukan satu hari sebelum ujian berlangsung.

Ia pun mendorong para siswa agar tidak tergoda untuk melakukan kecurangan dengan menerima tawaran dan mencari-cari kunci jawaban.

“Jadilah pemenang, sukses karena belajar sungguh-sungguh bukan karena sontekan. Prestasi penting, tapi jujur pun harus,” tegasnya.

Sumber : Media Indonesia 28 Maret 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *