Kuntoro Mangkusubroto Jadi Komisaris Utama PLN

Kuntoro-Mangkusubroto-komisaris-utama-PLN

Kuntoro-Mangkusubroto-komisaris-utama-PLN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Kuntoro Mangkusubroto sebagai Komisaris Utama (Komut) PT PLN (Persero) menggantikan Chandra M. Hamzah. Menurut rencana pada Kamis (15/10) akan dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN di Kantor Kementerian BUMN.

“Ini kita dipanggil Presiden, Pak Kuntoro diminta presiden untuk memimpin PLN sebagai komisaris utama menggantikan Pak Chandra,” kata Menteri ESDM Sudirman Said di Jakarta, Selasa (13/10).

Sudirman mengatakan, keputusan ini diambil sendiri oleh Presiden Jokowi, dan meminta Menteri BUMN Rini Soemarno untuk memproses pergantian komisaris Utama PLN. “Tentu saja presiden punya perhatian khusus, karena sampai memilih sendiri. Sesudah ini Bu Rini (Seomarno) memproses dalam RUPS segala macam,” kata
Sudirman.

Salah satu alasan Presiden memilih Kuntoro karena dianggap paham betul mengenai sektor energi. “Kenapa Presiden menyebut nama beliau, karena PLN butuh orang yang paham betul mengenai energi dan beliau lama di energi,” kata Sudirman.

Apalagi kata Sudirman, salah satu pertimbangan Jokowi lainnya, karena Kuntoro pernah menjadi Menteri Pertambangan dan Energi serta pernah memimpin PLN pada 2000-2001. “Beliau juga pernah jadi Menteri Energi, juga pernah jadi Direktur Utama PLN. Jadi ada kebutuhan untuk memperkuat kursi komisaris sehingga tadi tugasnya jelas membantu direksi mendorong reformasi secara mendasar, karena memang cakupan tugas PLN ke depan itu tidak bisa disamakan dengan sekarang,” ujarnya.

Info Terkait :   PLN Buka Layanan Satu Pintu Sambungan Baru

Sudirman mengambahkan, apalagi PLN juga harus didorong semaksimal mungkin karena kebutuhan listrik masyarakat Indonesia tiap tahun terus meningkat. “Lima tahun lagi butuh 53.000 MW menjadi hampir 100.000 MW. Kemudian harus menjalankan fungsi semua yang dominan itu, PLN harus mengurusi pembangkit sendiri, nanti lama-lama yang lebih dominan adalah pembangkit swasta, jadi harus ada perubahan mendasar, dan Pak Kuntoro diberi tugas memberesi manajemen,” kata Sudirman.

Kuntoro kelahiran Purwakarta, 14 Maret 1947, merupakan Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Indonesia (sekarang ESDM) zaman Presiden Soeharto, Mantan Dirut PLN 2000-2001 zaman Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur), Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Indonesia (UKP4) zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sumber : Investor Daily 15 Oktober 2015

Updated on     Info Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *