Konsumsi BBM PLN Turun 2015

PT PLN (Persero) mencatat kansumsi bahan bakar minyak (BBM) di pembangkit pada kuartal pertama tahun ini sebesar 1,4 juta kiloliter (KL) atau turun dari realisasi periode yang sama tahun lalu yang tercatat 1,84 juta KL.

Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki menuturkan, penurunan konsumsi BBM tahun ini cukup signifikan lantaran perseroan banyak mendapat tambahan gas. Salah satunya adanya pasokan gas 80 miliar british thermal unit per hari (bbtud) di PLTGU Belawan, Medan.

“Kemudian, di jawa sudah tidak pakai BBM sama sekali. Walau untuk beban puncak pun, tidak akan konsumsi BBM sampai April ini,” kata dia di Jakarta, Kamis (16/4).

Sementara untuk konsumsi gas di pembangkit hanya naik tipis. Menurut dia, konsumsi gas hingga Maret lalu tercatat sebesar 110 triliun british thermal unit (TBTU). Angka ini hanya naik tipis dari realisasi periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar 109,8 TBTU.

Hal ini disebutnya lantaran adanya peningkatan batubara yang cukup besar. Per Maret ini, konsumsi batubara di pembangkit tercatat sebesar 11 juta ton dari target dalam rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) tahun ini sebesar 74 juta ton.

Meski demikian, Suryadi optimistis konsumsi gas akan naik. “Saya perkirakan sampai akhir tahun nanti bisa sesuai target 475 TBTU,” tutur dia. Hal ini lantaran pasokan gas ke Medan belum maksimal. Selain PLTGU Belawari, PLTG Peaker Paya Pasir juga akan mendapat gas sebesar 10 bbtud dari Terminal Regasifikasi Arun, Aceh.

Info Terkait :   Atasi Krisis Listrik, PLN NTB Terkendala Finansial

Kemudian, PLTG Arun juga akan mendapat gas dari Terminal Regasifikasi Arun sebesar 10 bbtud. Menurut dia, pasokan ini belum bisa direalisasikan lantaran pembangkit listrik tersebut masih dalam tahap konstruksi. “Yang jelas dari Terminal Regasifikasi Arun PLN dapat 12 kargo atau 105 bbtud,” ujar dia.

Selanjutnya, untuk pertama kalinya, pembangkit listrik di Bali akan mendapat pasokan gas. Suryadi menuturkan, pembangunan Terminal Regasifikasi Benoa 40 bbtud akan selesai pada September nanti dan langsung beroperasi. PLN akan mengambil pasokan gas alam cair (liquefied naturan gas/LNG) untuk fasilitas itu dari kilang LNG Sengkang. “Kalau dari Sengkang belum siap, kami akan ambil LNG dan Kilang Bontang,” kata dia.

PLN bertekad bisa menurunkan tarif listrik industri dengan memangkas konsumsi BBM di pembangkit listrik. Caranya, jelas Suryadi, pihaknya akan memastikan seluruh PLTG akan memakai gas. Selain itu, PLN juga akan memastikan pembangkit di Indonesia Timur juga menggunakan gas.

Sumber : Investor Daily 17 April 2015

Updated on     Info Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *