Dampak Kemarau, Waduk Kering dan Produksi PLTA Turun

sungai-plta-musi

sungai-plta-musi
Kondisi air waduk di Jawa Tengah (Jateng) semakin parah akibat kemarau panjang. Kini, volume air waduk merosot hingga 55% dan tersisa 45%. Kondisi waduk yang mengering tersebut menyebabkan 64 ribu hektare (ha) areal persawahan tidak dapat memperoleh pasokan air.

Kepala Balai Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Jateng Prasetyo Budi Yuwono mengatakan di Jateng ada 38 waduk, 30 waduk berukuran besar dan sisanya kecil. “Dari 38 waduk yang ada, volume air yang dapat disimpan sebanyak 1,9 miliar meter kubik (m3). Kondisi kemarau panjang menyebabkan air menyusut hingga 55% dan sekarang volume air tersisa 840 juta m3,” jelas Prasetyo, kemarin.

Dijelaskan Prasetyo, dari 38 waduk yang ada, 13 waduk di antaranya sudah mengering. Waduk yang mengering merupakan waduk yang tidak terlalu luas dan tersebar di Kabupaten Wonogiri, Sragen, dan Grobogan. “Ada enam waduk dengan volume air di bawah perkiraan.

Namun, untuk waduk-waduk besar, seperti Waduk Kedungombo, Waduk Wadaslintang, dan Waduk Panglima Besar Soedirman, masih ada air, tetapi dengan volume yang tetap menurun,” ujarnya.

Menurut Prasetyo, ada sejumlah waduk yang tetap dibuka sesuai dengan jadwal, yakni pada 1 Oktober mendatang, seperti Waduk Kedungombo.

“Waduk-waduk besar masih dapat mengaliri areal persawahan dengan luas hingga 992,45 ribu hektare (ha). Namun, ada 64 ribu ha areal sawah yang tidak dapat air irigasi karena waduk mengering,” ujarnya.

Info Terkait :   Permen ESDM no 19 Tahun 2015 Tentang Pembelian Tenaga Listrik dari PLTA

Di Provinsi Bengkulu, waduk kering berdampak pada dua pembangkit listrik tenaga air (PLTA), yakni Tes yang berada di Kabupaten Lebong dan Musi di Kabupaten Kepahiang, kekurangan pasokan air mencapai 50%.

Dua PLTA milik PT PLN Persero yang berada di dua kabupaten mengalami kekurangan pasokan air mencapai 50% sehingga terjadi pemadaman listrik secara bergilir di Provinsi Bengkulu yang mencapai 6 jam.

Manajer PT PLN Persero Wilayah Bengkulu Joni Pagar Alam mengungkapkan hal itu, kemarin. Saat ini, pasokan listrik dari PLTA Musi 210 megawatt (MW) dan PLTA Tes hanya memasok 24 MW. Defisit daya PLN untuk Wilayah Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu, mencapai 225 MW-240 MW.

Di Bali, persediaan air dua bendungan di Kabupaten Jembrana mulai menyurut. Buntutnya, petani pun menunda jadwal tanam benih padi. Dua bendungan dengan air menyusut itu ialah Bendungan Benel di Desa Manistutu dan Bendungan Palasari di Melaya.

Sumber : Media Indonesia 2 Oktober 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *