Keluarga Miskin Tapi Subsidi Listrik 900VA Dicabut? Silakan Mengadu

subsidi listrik

Subsidi listrik 900VA dicabut pada 2017. Mekanismenya adalah penyesuaian kenaikan 30% bertahap pada Januari, Maret, Mei, hingga subsidi 900 VA benar-benar dicabut pada Juli 2017.

Pencabutan subsisi listrik 900VA sudah dipikirkan pemerintah. Hasil Kesimpulan Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR-RI tanggal 22 September 2016, menyetujui pencabutan subsidi listrik dengan daya 900 VA bagi golongan rumah tangga yang ekonominya mampu dengan didukung data yang akurat.

Apakah rakyat miskin yang memakai daya listrik 900 VA (watt) akan dicabut juga? Mari kita simak

Siapa yang layak dapat subsidi listrik?

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi
Pasal 7 :
Harga energi ditetapkan berdasarkan nilai keekonomian berkeadilan.
Pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan dana subsidi untuk kelompok masyarakat tidak mampu.

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan
Pasal 4 :
Untuk penyediaan tenaga listrik, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menyediakan dana untuk kelompok masyarakat tidak mampu.

Pasal 34 ayat (1):
Pemerintah sesuai dengan kewenangannya menetapkan tarif tenaga listrik untuk konsumen dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

penerima subsidi 450va 900va

Berdasarkan data Pelanggan PLN dan data TNP2K :

  • Pelanggan rumah tangga 450 VA didominasi oleh rumah tangga miskin dan tidak mampu
  • Sedangkan pelanggan rumah tangga 900 VA didominasi oleh rumah tangga mampu

Oleh karena pertimbangan di atas, pemerintah memutuskan menghapus subsidi listrik 900VA. Apakah semua pelanggan listrik 900VA akan dicabut subsidinya? Tidak. Pelanggan listrik  900 watt (VA) yang berasal dari golongan yang benar-benar tidak mampu (miskin) akan tetap menerima subsidi. Tarif listrik 900 Va nya tidak berubah, tetap tarif lama. Hanya pelanggan yang dari golongan mampu saja yang subsidinya dicabut.

Info Terkait :   Tahun 2015 Tarif Listrik Rumah Tangga Tak Naik

Keluarga miskin tapi subsidi listrik 900VA dicabut?

Terkadang data TNP2K dan data pelanggan PLN tidak selalu sinkron. Jika merasa miskin dan subsidi listriknya dicabut, silakan mengadu dan nanti akan diberikan tarif subsidi kembali. Bagaimana caranya?

mekanisme alur pengaduan subsidi listrik 900va dicabut

  • Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan terkait penerapan Subsidi Listrik Tepat sasaran melalui kantor Desa dan Kelurahan untuk kemudian diteruskan ke kantor kecamatan dan / atau kantor kabupaten. Oleh kecamatan atau kabupaten, pengaduan tersebut diteruskan ke Posko Pusat.
  • Apabila rumah tangga pengadu terdapat dalam Data Terpadu, maka segera ditindaklanjuti oleh PLN dan diberikan tarif bersubsidi;
  • Apabila rumah tangga pengadu tidak terdapat dalam Data Terpadu, maka Pokja Pengelola Data Terpadu akan memverifikasi pengaduan tersebut, apakah termasuk kategori miskin dan tidak mampu

posko pengaduan subsidi listrik

Posko pusat penanganan pengaduan subsidi listrik

  • Sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 476K/75/DJL.1/2016 tanggal 7 November 2016 telah dibentuk Tim Penanganan Pengaduan Posko Pusat Dalam Rangka Pelaksanaan Subsidi Listrik Tepat Sasaran (Posko Pusat);
  • Posko Pusat beranggotakan perwakilan dari Kementerian ESDM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dan PT PLN (Persero)
  • Posko Pusat berkedudukan di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Gedung Utama Lt. I, Jl. HR Rasuna Said Blok X-2, Kav 7 & 8, Kuningan Jakarta Selatan, Jakarta 12950 (sesuai keterangan dari kepala Biro komunikasi ESDM, Posko Pengaduan ini buka 7 hari /24 jam bahkan sabtu minggu)
  • Dalam rangka penanganan pengaduan masyarakat terkait kebijakan subsidi listrik tepat sasaran, telah disiapkan website “Aplikasi Pengaduan Kepesertaan Subsidi Listrik Untuk Rumah Tangga” yang dapat diakses pada alamat subsidi.djk.esdm.go.id
Info Terkait :   2016, Pemerintah Cabut Subsidi 20 Juta Pelanggan Listrik

Semoga semua subsidi listrik tepat sasaran. Bila Anda merasa berada pada golongan keluarga miskin namun tarif listrik 900VA nya dinaikkan (subsidi listrik dicabut), maka silakan kirimkan pengaduan dengan fasilitas di atas

Update :
Sampai dengan 24 Februari 2017, Posko Pusat sudah menerima sejumlah 2571 pengaduan.

32 thoughts on “Keluarga Miskin Tapi Subsidi Listrik 900VA Dicabut? Silakan Mengadu

  1. JULISTIA says:

    Mall, pabrik, rumah mewah, hotel apartemen, semua pada disubsidi.
    Lha rakyat pingin hemat pake 900 watt malah dibasmi.
    Bangke emang pemerintah

  2. Je says:

    Makin berat saja beban hidup…untuk buruh seperti saya dengan tanggungan satu anak@istri sudah terasa mencekik…data nya gak akurat mungkin tu…pemerintah oh pemerintah….

  3. Deska risno says:

    Tgl 03-05-2017…Saya baru beli pulsa listrik yang 100 ribu jumlah kWh cuma 67.30 daya R1/900 …bulan sebelumnya tidak seperti itu…Kenapa turun nya jauh hampir 100% ….Gimana ini …..?
    Tolong pencerahan nya.!

  4. No Name says:

    yang miskin mau juga enak , bagus kan tempat kita tidak ada lagi masyarakat miskin, jadi kita semua kaya.
    tapi kalo begini gimana mau masyarakat jadi enak ,melahan jadi semakin miskin, katanya memberantas kemiskinan. tapi menambah kemiskinan.

  5. YUSUP says:

    Saya Memakai daya listrik 2200 untuk usaha kecil-kecilan (Campran), saya memakai Lemari Es Cream (untuk jual Es Batu/ Batu Es dan Es Cream Buatan Istri), lemari minuman, saya juga jual Pulsa 5, 10, 20 saja, pendapatan kotor saya cuma Max: 150000, itu aja tiap hari belanja, Saya juga bekerja di suatu Yayasan untuk membayar Hutang, saya bekerja baru 1 tahun lebih, Hutangq aja belum lunas malah bertamabah setiap harinya, saya membeli Token Listrik 5 hari 50000, apalagi saya mempunyai 2 anak, bagaimana saya menghidupkan anak2 dan istriq, apakah 2200 bisa di subsidi bagi usaha kecil-kecilan

  6. Wawan Mital says:

    Susah jadi warga indonesia.. Penghsilan 1200 perbulan .pengeluaran 1500 prbln .. Tambah lg listrik naik 2x lipat. Sdh mengaduh msh tetap naik. Bgmna tu pemimpin untuk rakyatnya
    ….

  7. Roy Rahmanto says:

    Yth. PRESIDEN RI JOKO WIDODO & DIREKTUR PLN dimanapun anda berada. biasanya saya beli pulsa listrik 200rb/bulan (900VA) saya dapat 300 token. Tapi sekarang saya beli 200rb cuma dapet 134 token…ini kan sama artinya tarif listrik naik 100% lebih. Anda berdua sih enak gaji anda besar dan saya yakin anda berdua gak perlu capek2 mikirin untuk beli pulsa listrik. RAKYAT ANDA MENJERIT KENAPA GAK DIBUNUH AJA SEKALIAN DARIPADA DI CEKEK KAYAK GINI…

    1. neiva says:

      Yg dimaksud “miskin” disini isi rumahnya..kalau di dalem rmh bnyk alat elektronik yg btuh daya besar apa bisa disebut miskin??sdgkan katakanlah “org mampu”…tp di rumah hanya ada tv,setrika,lampu,sanyo dan kipas angin..tp dia tdk perlu daya besar,sbab dya 450 va dirasa ckup..itu miskin apa kaya kira2??

  8. anton cuute says:

    Terima kasih kepada bapak presiden kita yg didukung dan dicintai pemilihnya, mungkin baru dijaman ini listrik naik sampai 3x lipat karena rakyat yg memilih dia yg dibilang wong cilik sudah pada kaya mungkin, yah namanya juga politik terima aja apalagi mau kampanye lagi ntar juga turun lagi harganya itu sudah biasa itu disebut juga? pendukungnya udah tau…
    Pemakai daya 900va itu yg tidak mampu ada yg 1 rumah bisa 2 keluaraga atau lebih tp dianggap sudah pada kaya mungkin menurut lembaga survey pendukung, klo mampu pasti naik jadi 1300va pakai ac dll…

    Kalian tidak usah mengemis minta dikasihani, percuma…
    Mending pake lilin kaya pendukungnya ahok lebih hemat…

    Hidup Indonesia semoga semakin Sabar rakyatnya dan mendapatkan pemimpin yg lebih mengerti rakyatnya…

  9. yogi says:

    saya punya warisan rumah diperumahan Sekrang saya huni.. tp kerja saya hanya sukwan dan istri saya guru sukwan kami punya anak bayi 1. dengan gaji 200rb /bln apa masih dapat subsidi saya pengguna 900..

  10. octo melkianus says:

    Daya listrik saya 900 VA dulu isi pulsa 100 rb dapat nya 135 kwh sekarang hanya dapat 67,7 ,klo dengan kenaaikan listrik seperti ini saya sangat tidak mampu karena harus mengisi 200-300 rb perbulan karena saya hanya pegawai honorer biasa dengan gaji pas pasan dengan menghidupi anak 3 orang jadi tolong pemrintah agar lebih memperhatikan kami orang kecil dalam menetapkan mana yang berhak dapat subsidi dan yang di cabut subsidi nya terimah kasih .

    1. amynenk says:

      Kita doa kan bersama rakyat2 yang terzholimi oleh kepemimpinan jokowi,semiga si jokowi ini cepat2 kena azab,dia itu bukan memihak orang miskin,,tapi membuat yang miskin menjadi tambah miskin,,,tak ada kesejahtera an Rakyat,yang ada kesusahan rakyat masal.

  11. Flamboyan says:

    Tolong jangan ngawur penetapannya, kami tergolong yang terkena penyesuaian!!!!

    Ini ninjau ke kantor pajak ama BI gak? Kalau kami dianggap mampu, kenapa plafond KPR kami kecil.

    Terdzalimi kami..

  12. suwendi robika says:

    Saatu kata untuk pemerintah,terimakasih atas kebijakanmu wahai penguasa yg lalim,semoga cepat engkau sdar,banyak rakyat mampu pakai 450 va,sedangkan yg miskin dipaksa pakai 900 dengan alasan daya 450 va gax ada lagi,

  13. nurih says:

    mohon untuk pln dan pak persiden.. untuk turun ke lapangan.. apakah kebijakan bapak bapak ini sudah tepat? dan data data tentang keluarga miskin dan kaya itu sudah benar? penghasilan saya kecil trus pas ibu saya pasang listrik cari yg 450va gk ada. yg ada cma 900va. padahal penghasilan saya kotor perbulan cma d bawah 900rb. apakah saya tergolong kaya? trus klo seperti ini apa bisa rakyat miskin bisa makan?? mohon di fikirkan.
    silahkan d jawap min.. dan silahkan d klarifikasi ke desa saya.. apa pemerintah sudah benar menerapkan system tanpa turun ke lapangan dan pln cuma ber bekal data tanpa tau pekerjaan dan penghasilan? apa ini yg namanya kebijakan pemerintah? saya kecewa dengan pemerintahan saat ini. pemerintahan kurang bijak. rakyak kecil seperti saya sangat kecewa..

  14. amynenk says:

    Kita doa kan bersama rakyat2 yang terzholimi oleh kepemimpinan jokowi,semiga si jokowi ini cepat2 kena azab,dia itu bukan memihak orang miskin,,tapi membuat yang miskin menjadi tambah miskin,,,tak ada kesejahtera an Rakyat,yang ada kesusahan rakyat masal.

  15. Ifank says:

    Semoga Semua Rakyat Indonesia tetap sejahtera, meskipun kenaikan Listrik yang memotong biaya dapur, Allah tidak akan memiskinkan umatnya, terus berdoa dan berusaha, dibalik kesulitan pasti ada kemudahan, Amiien

  16. radja says:

    yang dimaksud miskin itu sprti apa?
    susah makan ? makan sekali sehari?
    tipi n kulkas gak ?
    klau sprti itu kriteria nya, buat apa mreka pasang yg 900watt?!!!

    keluarga saya tidak kaya, tapi jg tdk bisa dikatakan miskin, kami masi bisa makan sehari 2x. tapi benar benar sangat tercekik dengan biaya listrik bulan pemakaian mei ini..
    bagaimana kami bisa hidup… smua biaya anggaran rumah tangga kami harus di pangkas drastis krn kenaikan tarif listrik yang sangat dahsyat..

    apa saya harus koruspi atau mencuri utk bisa membiayai kehidupan kami yg sudah susah, malah semakin tercekik oleh biaya listrik??!!

  17. udin says:

    Hmmmm….. harus minta tolong kesiapa?? Percuma kita teriak”, toh kita hanya bisa mengeluh, gak mungkin bisa menggugat. Nikmati..nikmati…nikmati.. lalu listrik kita pasti mati karena gk mampu bayar..

  18. yuli says:

    mohon dijelaskan kriteria masyarakat miskin itu bagaimana? misalny dg penghasilan 2jt prbulan kemudian mnghidupi kluarga dg 1 anak… dptkh disebut kluarga yg dianggp mampu…?
    jika tdk dpt subsidi maka bln juli bisa mnghbiskan 300.000 hny utk bayar rek listrik… sisany utk khidupan sehari2 saya rasa dg hidup seadanya pun akn sngt repot…
    subsidi tepat sasaran memng bagus… tp mngorbankn masyarakat yg krng mampu pun kurang bijak… seharusny Pihak pemerintah dn pln melakukan pndataan kembali… agar bnr2 tepat sasaran

  19. NN says:

    gaji yg di terima si A 2,5 jt (d bawah UMR/UMK) mari kita hitung pengeluaran si A,.
    bayar angsuran motor 600rb
    belanja bulanan 1jt
    ongkos pp kerja 350/bln
    uang makan 250/bln
    listrik yg biasanya 150 sekarang sampai detik ini terakhir menyiksa hidupnya bisa sampai 400 rban. belom lagi adiknya minta uang untuk keperluan sekolah… dan biaya” lainya yg tak terduga, (menabung saja sulit ujarnya).. melihatnya saja rasanya sulit untuk bernafas….
    ingin sekali aku berteriak pada penguasa pemerintah diatas., “SELAMATKAN KAMI” tp melihat batang hidungnya saja sulit. Mereka yg mendekati kami untuk memilih, kini memalingkan pandangannya dan hanya meninggalkan janji” sampah.
    KESEJAHTERAAN??? inikah yg kalian anggap kesejahteraan wahai petinggi negara?? kalian menduduki kursi yg kami beri dan menerima gaji fantastis disana… bahkan kalian tidak puas dan terus menggerogoti kami (wahai para KORUPTOR).
    Setidaknya TEGAKKANLAH KEADILAN untuk kami.

  20. Rahmat hidayat says:

    Saya punya tiga orng anak bayar listrik 350 ribu per bulan saya bekerja sebagai perangkat desa dgn siltap 1. 050. 000 apa kah cukup untuk biaya hidup pak semua kartu pak jokowi saya terima tapi sampai saat ini tidak berguna belum p

  21. Harusnya di data ulang karna yg tau kriterianya kan pihak PLN, saya yg kuli serabutan bayar listrik kurang dari seratus ribu perbulan aja udah berat sekarang malah 2ratus ribu. PLN nindas rakyat miskin, giliran ga kebayar maen cabut aja….

    1. suyanto says:

      Penentuan Kriteria miskin sebagai acuan Subsidi yang belum Jelas….. kalau menurut BPS ada poin sbb :

      5. Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.

      Trus siapa yang dapat subsidi….?

      Belum lagi akurasi data dari kelurahan/desa banyak yg gk Valid karena faktor “X” ( masih sodara, kenalan baik, dll dari petugas pendata.

  22. Rudi says:

    Saya pekerja buruh lepas harian, kadang dapat kadang tidak , dapat penghsilan untuk makan sehari2 saja sudah bagus, gilirn gak dapet ngutang, dengan kenaikan TDL 900VA R1 (SUBSIDI) dan tiba2 sekarang jadi R1M (NON SUBSIDI) Biasa bayar rata2 per bln 70RB-100RB, sekarang saya harus bayar tagihan mulai dari 170RB-290RB ,Mau bayar pake apa saya, bisa bayar listrik , otomatis saya beserta keluarga harus libur makan” saya sudah mengadukan ke kantor desa juga kecamatan sampai saat ini masih belum ada komfrimasi” apa ada situs web untuk pengaduan ini” biar masyarakat miskin mudah dalam memberikan data yg valid” trimaksih admin”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *