30 Proyek Infrastruktur Rp 851 Triliun Jadi Prioritas

pln-indonesia

Banyak Hambatan

Sementara itu, Menko Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, pemerintah terus berkomitmen mendorong proyek infrastruktur yang implementasinya masih terhambat karena berbagai faktor. “Tekad pemerintah bulat dan komitmen kami jelas. Namun, kami melihat masih banyak yang menghambat,” kata dia.

Darmin mengemukakan, pembangunan infrastruktur sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, Indonesia masih tertinggal dalam penyediaan infrastruktur. “Pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan,” tandas dia.

Dia menambahkan, pembenahan itu dilakukan untuk mengatasi sejumlah persoalan yang menghambat implementasi, seperti regulasi yang tumpang tindih, penyiapan proyek KPS yang rumit, serta lamanya proses perundingan dengan investor.

“Intinya kami memerlukan champion untuk mengawal pembangunan pelaksanaan infrastruktur. Itulah yang melatarbelakangi perlunya KPPIP,” tegas dia.

Darmin memastikan KPPIP bakal mengawal pengerjaan 30 proyek infrastruktur prioritas pemerintah, seperti tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No 12 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyiapan Infrastruktur Prioritas.

Menurut dia, proyek yang ditetapkan menjadi prioritas KPPIP akan mendapatkan beberapa fasilitas dan keistimewaan untuk mempercepat pelaksanaan. “Dengan demikian, pemerintah dan swasta diharapkan semakin berkomitmen untuk terlibat dalam penyediaan infrastruktur,” ucap dia.

Darmin mengakui, skema KPS dalam proyek infrastruktur sebagai salah satu alternatif pembiayaan kebutuhan proyek infrastuktur senilai Rp 5.500 triliun pada periode 2015-2019 perlu penyempurnaan-penyempurnaan.

Sumber : Investor Daily 11 Februari 2016

Sakana Food Depok www.sakana.id

Baca Halaman:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *